Ketum Tetapkan Jadwal Musda Golkar Sulsel Jatuh Pada Tanggal… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Ketum Tetapkan Jadwal Musda Golkar Sulsel Jatuh Pada Tanggal…

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, –Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, menetapkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel pada 23 Juni mendatang. Tak hanya itu, Ketua umum DPP Golkar Setya Novanto (Setnov) direncanakan akan menghadiri Musda Golkar Sulsel di Makassar.

Hanya saja, Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo berharap agar pelaksanaan Musda di Makassar diundur agar ada persiapan. “Pak Syahrul berharap agar jadwal Musda yang diberikan DPP dapat diundur, sehingga ada waktu untuk mempersiapkan segala hal terkait pelaksanaan Musda nanti,”ujar Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Chairul Tallu Rahim, Jumat (10/6).

Menurut Chairul, Golkar Sulsel baru sebatas menyampaikan masukan ke DPP agar waktunya diundur karena sangat kasip. “Ada saran atau masukan dari pak Syahrul pelaksanaan Musda, waktunya dapat diundur karena agar kasip,”ujar mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel HA Kadir Halid menegaskan surat DPP terkait jadwal Musda sudah dibahas di DPD I. “Jadwalnya sudah ada dari DPP. Agenda Musda Golkar Sulsel ini keluar bersamaan 15 provinsi lainnya. Termasuk dirangkaikan dengan safari ramadan ketua umum,” jelas Kadir Halid di ruang kerja Komisi D DPRD Sulsel, kemarin. Dilansir BKM (Group Fajar).

Untuk itu, adik kandung ketua harian DPP Golkar HAM Nurdin Halid ini mengaku DPD I siap untuk membentuk kepanitiaan. “Untuk saat ini beluma da pembentukan panitia. Kita masih menunggu rapat DPD I,”ujarnya.

Terpisah, sekretaris DPD I Golkar Sulsel, H Pangeran Rahim juga menanggapi surat dari DPP. Hanya saja, Legislator Golkar Sulsel ini juga belum menindaklanjuti pembentukan panitia Musda, padahal waktu yang diberikan tingga 12 hari kedepan. “Hingga saat ini kami belum melakukan rapat untuk membahas pembentukan panitia musda,”jelas Pangerang yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel ini.

Sumber lain menyebutkan bila SYL tidak perlu meminta agar Musda diundur. Alasannya karena waktu yang diberikan DPP sejak surat tiba yakni dua pekan. “Saya pikir teman-teman di Golkar sangat siap jika hanya untuk menggelar Musda dengan waktu yang tersedia dua pekan,”ujar Sumber tersebut. (ita/rifBkm/Fajar)

To Top