Tiga Tim Disebar untuk Ungkap Pembunuhan Sadis Anggota DPRD – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Tiga Tim Disebar untuk Ungkap Pembunuhan Sadis Anggota DPRD

Sejumlah polisi mengevakuasi jenazah wanita dewasa bernama Sandra Jawar, 38, yang ditemukan di Perumahan Laguna Raya Marina, Sekupang, Sabtu (30/4). Jenazah langsung dibawa ke RSBP (Otorita Batam) untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. F.Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos
ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Kasus pembunuhan anggota DPRD Bandarlampung, M.Pansor hingga kemarin belum juga terungkap. Sejak dikabarkan hilang pada Jumat 15 april 2016 lalu, pelaku pembunuhannya-pun belum juga tertangkap.

Bahkan, aparat kepolisian saat ini kesulitan mencari fakta dan barang bukti yang kuat guna menjerat para pelaku yang terlibat atas kasus pembunuhan salah satu politikus PDI Perjungan tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistianingsih mengatakan, pihaknya kini masih mendalami penyelidikan terhadap kasus tersebut. Bahkan, kata dia, jajaran tim gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Polda Lampung, hingga saat ini masih berada di Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

“Tim itu masih berada di Polda Sumsel. Termaksud Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Zarialdi. Saat ini, anggota gabungan tersebut terbagi menjadi tiga tim,” ujar Sulis-sapaan akrabnya, ketika dikonfirmasi Radar Lampung (Jawa Pos Group).

Tim pertama, lanjut Sulis, menganalisa alibi dan mencari fakta-fakta terbaru yang didapat saat melakukan pemeriksaan ulang terhadap saksi-saksi. Kedua, kata Sulis, melakukan pencarian barang bukti tambahan, termaksud keberadaan mobil Toyota Kijang Innova yang dipakai M.Pansor saat berpamitan dengan keluarganya.

“Tim terakhir, yakni mencari jejak pelaku sekaligus upaya penangkapannya. Saat ini, anggota masih berada di lapangan dan berkerja keras menungkap kasus itu,” tarangnya.

Ia mengakui, pengungkapan kasus kematian Pansor polisi kesulitan untuk mencari barang bukti yang kuat. Meski begitu, anggota telah berkerja keras dan saat ini mulai ada titik terang.

“Kita optimis, secepatnya kasus itu akan terungkap. Kita (polisi) telah berkerja keras dan mengoptimalkan penyelidikan sedemikian rupa, memang hanya tinggal pengungkapan kasusnya lagi,” tegasnya.

Ketika ditanya barang bukti apakah yang telah didapat oleh polisi? Sayangnya Sulis enggan membeberkan lebih lanjut.

“Barang bukti tambahan memang ada. Tapi saya juga belum mendapat laporannya. Yang jelas itu ada, termaksud tambahan saksi,” sebut Sulis, seraya menegaskan, sebelum terungkap kasus pihaknya tidak bisa memberi informasi terhadap identitas para pelaku tersebut.

Terpisah, Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Zarialdi ketika dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin (11/6) mengaku anggotanya dan tim gabungan Mabes Polri masih berada di Polda Sumsel.

“Kami semua masih berada di sini (Sumsel, red). Semunya untuk pengungkapan kasus Pansor. Jadi saya  minta sabar,” kata Zarialdi, seraya menutup telponnya. (ozy/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top