Tak Disangka, Rian yang Pendiam Tega Habisi Teman Kencannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Tak Disangka, Rian yang Pendiam Tega Habisi Teman Kencannya

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA – IK alias Rian (23), pelaku pembunuhan terhadap teman kencannya, Siti Fatimah (23), dikenal sebagai seorang suami yang gigih bekerja dan pendiam.

Penangkapan terhadap warga Kampung Cikiray RT 03/11 Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) itu mengejutkan penduduk sekitar kampung.

Pasalnya Rian yang dikenal sebagai pengupas kelapa di Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya tersebut selama ini dianggap warga sebagai seorang suami yang pekerja keras dan tidak banyak bergaul.

Ketua RT Kampung Cikiray RT 03/11 Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Nurdin (50) mengungakapkan, bahwa Rian merupakan seorang perantau dari Bandung. Empat tahun lalu dia menikahi warga desa setempat yang bernama Aneu (19).

”Dia merantau sendirian ke sini dan menikah dengan orang sini,” ungkap Nurdin yang dilansir dari Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group), Senin (13/6).

Nurdin mengetahui tersangkutnya Rian sebagai pembunuh salah seorang wanita bernama Siti Fatimah setelah ayah beranak satu itu ditangkap di eks Terminal Cilembang, Rabu (8/6) lalu.

Penangkapan memang sangat mengagetkan Nurdin dan warga sekitar. Sebab, selama ini tindakan itu jauh dari kesehariannya. ”Tidak menyangka bisa melakukan hal keji seperti itu,” tuturnya.

Soal kehidupan bermasyarakatnya di lingkungan Cikiray, Nurdin mengatakan bahwa Rian jarang berbaur dengan masyarakat. Hal itu dia wajarkan karena sebagai tulang punggung dia sibuk mencari nafkah untuk keluarganya. ”Di sini jarang bersosialisasi karena memang siang-siang dia jarang di sini,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Rian diringkus oleh aparat Satreskrim Polres Tasikmalaya pada Rabu (8/6). Pria yang berprofesi sebagai pengupas kelapa di Pasar Cikurubuk itu diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap teman kencannya yang bernama Siti Fatimah (23).

Warga  Kampung Sindangasih Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya ditemukan tewas pada 1 April lalu. Disinyalir pembunuhan terhadap korban bermula dari janji dari pelaku yang akan memberikan uang Rp 1 juta kepada korban ketika diajak berkencan.

Namun usai berkencan janji itu tidak ditepati oleh Rian. Hal itu membuat Siti Fatimah jadi kecewa dan rewel. Rewelnya wanita yang dikenal lewat media sosial (medsos) Facebook itu membuat Rian naik pitam dan mencekeknya sampai mati.

Dalam kondisi tak bernyawa, tubuh Siti langsung dibuang di selokan yang kemudian ditemukan warga sekitar. (rga/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top