Stres Ketahuan Pencuri, Alan Pilih Bunuh Diri Loncat dari Jembatan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Stres Ketahuan Pencuri, Alan Pilih Bunuh Diri Loncat dari Jembatan

jasad alan saat dievakuasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Entah apa yang dipikir Alan alias Boboi, 19. Tindakannya yang mencuri dan ketahuan oleh orang lain, akhirnya dia memutuskan untuk bunuh diri dengan meloncat dari jembatan Nongsa Pura, Sambau, Nongsa, Batam Kepulauan Riau (Kepri).

Jasad Boboi baru ditemukan Selasa (14/6) pagi, sehari setelah dia mencuri. Pencariannya Boboi dilakukan oleh Polsek Nongsa yang dibantu oleh jajaran Polresta Barelang, TNI AL, Basarnas Kota Batam.

Kapolsek Nongsa Kompol S Dalimunthe mengungkapkan, dari pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap sejumlah saksi, sebelum meloncat Alan berpesan pada temannya, agar menyapaikan permintaan maafnya kepada kedua orangtuanya.

“Tolong bilang papi dan mami maafin Boboi (Alan,red),” ujar S Dalimunthe yang dilansir dari pada Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (14/6).

Dia menuturkan, kejadian ini bermula pada Senin (13/4), Alan meminta temannya untuk diantar ke jembatan Nongsa Pura. Pada saat itu kedua remaja tersebut sedang berada di Bengkong. Tanpa mengungkapkan alasannya, teman Alan tersebut menuruti keinginan Alan.

Dengan menggunakan sepeda motor Honda CBR warna putih, Alan bersama temannya sampai di jembatan Nongsa Pura pada sore (13/6) hari.

Sesampai di TKP, Alan dengan cepat bergerak ke tepi jembatan. Secara perlahan Alan membuka sweaternya, dan jam.

Di badannya hanya tinggal baju kaos biru dan celana coklat saja. Setelah itu, baru Alan menyampaikan pesan terakhirnya kepada temannya. Dan langsung terjun dari jembatan tersebut.

Alan sempat meneriaki untuk meminta tolong, tapi karena temannya ketakutan. Sehingga berusaha mencari bantuan kepada warga sekitar. Nahas tak berapa lama teriakan Alan tak terdengar lagi. Tubuhnya pun tak kelihatan lagi dari jembatan.

Dua teman Alan yakni Justin dan Candra, datang bersama warga mencari keberadaan Alan. Tapi pada saat itu mereka tak menemukan dimana jasad Alan.

“Dari keterangan kami dapat, korban memiliki masalah. Beberapa kali ketahuan mencuri oleh keluarganya. Dan korban ternyata adalah anak angkat dari kedua orangtuanya,” ungkap Dalimunthe.

Saat ini kata Dalimunthe, pihaknya mengirimkan jenazah korban ke RS Bayangkhara untuk dilakukan penyelidikan dan otopsi. (ska/iil/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top