Penipuan ‘Polisi Tilang Sudara’ Makan Korban. Isi ATM Gadis ini Raib – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Penipuan ‘Polisi Tilang Sudara’ Makan Korban. Isi ATM Gadis ini Raib

yuliati melaporkan kasus penipuan ke polisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Yuliati hanya bisa meratap. Perempuan 24 tahun ini terkena tipu anggota polisi lalu lintas gadungan. Uang jutaan rupiah raib dibawa kabur pelaku. Rencana mudik lebaran juga terancam gagal.

Yuliati menceritakan, persitiwa tersebut terjadi, Senin (13/6). Dia mendapatkan telepon dari seorang yang mengaku anggota polantas berdinasi di Polres Jakarta Barat. Saat itu ia tengah menjaga toko di aksesoris handphone di kawasan Kemayoran.

Sebelum polantas gadungan itu beraksi, yang menghubungi Yuliati adalah pria yang mengaku sebagai pamannya. Orang itu meminta korban agar berbicara dengan pria yang mengaku polantas.

“Polantas itu mengaku menilang paman saya. Alasannya, paman tak membawa surat-surat kendaraan,” kata Yuliati ketika ditemui di Polsek Senen, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/6).

Kemudian Polantas gadungan ini meminta korban mentransfer sejumlah uang. Pasalnya, sang paman yang diketahui sebagai sopir sedang ditilang dan baru dapat bebas apabila telah memberikan jumlah uang yang diminta.

“Paman saya ini sopir mobil pribadi. Katanya ketilangnya pas razia di sekitar Sentiong dan orangnya minta dikirimin uang Rp 4 juta,” cerita Yuli.

Lantaran, digeluti rasa kasihan, Yuli dibawah kendali polantas gadungan diminta menuju sebuah minimarket yang berdekatan dengan tempat tinggalnya di kawasan Senen.

Wanita masih lajang ini lantas mengirimkan uang senilai Rp 6 juta ke rekening yang diberikan polantas gadungan itu. “Saya baru sadar kalau ditipu pas orang itu minta kirim pulsa lagi Rp 500 ribu,” katanya.

“Pas saya tanya ke paman saya, ternyata dia sama sekali tak ditilang. Malahan dia lagi di luar kota,” timpal dia.

Yuliati menambahkan, uang Rp 6 juta tersebut merupakan tabungan selama setahun bekerja. Uang ini sejatinya akan digunakan untuk pulang liburan lebaran di kampung halaman di Cepu, Blora, Jawa Tengah.

“Tadi sudah lapor ke Polsek Senen tetapi ribet karena disuruh lapor ke Polsek Kemayoran karena katanya masuk sana lokasinya,” tambahnya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top