Bunuh Senior, Mahasiswa STIEM Bongaya Divonis 16 Tahun – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Bunuh Senior, Mahasiswa STIEM Bongaya Divonis 16 Tahun

563214ger

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Terdakwa kasus pembunuhan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) STIEM Bongaya, Makassar, Supratman dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan secara berencana terhadap seniornya di Mapala STIEM Bongaya, Andi Nizar alias Icca (25) beberapa waktu lalu.

Supratman divonis pidana penjara selama 16 tahun penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (15/06).

Menurut majelis hakum, terdakwa Supratman dalam kasus ini terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Selain itu, terdakwa juga dikenakan pasal tentang menguasai dan membawa senjata tajam.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan, telah melakukan penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan ini terdakwa dihukum 16 tahun penjara,” tegas Ketua Majelis Hakim, Ibrahim Palino, Rabu (15/6).

Hakim menilai perbuatan yang meringankan terdakwa adalah karena sopan selama disidang dan masih berusia muda. Sementara yang memberatkan terdakwa adalah membunuh korban.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim tidak beda jauh dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Makassar, yang menuntut terdakwa dengan pidana 17 tahun penjara.

Supratman disebut melakukan pembunuhan dengan cara menusuk korban menggunakan badik hingga belasan kali di sekujur tubuh korban. Akibatnya, korban meninggal karena kehabisan darah.

Peristiwa pembunuhan berencana ini diketahui terjadi pada Minggu, 6 Desember 2015. Supratman membunuh Andi Nizar yang merupakan seniornya di STIEM Bongaya diduga berlatar belakang dendam.

Andi Nizar alias Icca, mantan Ketua Makassar Speleologi Centre, ditemukan tewas bersimbah darah dengan 12 luka bacok pada sekujur tubuhnya di atas trotoar Jl AP Pettarani, Makassar, pada Desember 2015 lalu. (mat/Bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top