Kasus BPJS, Sekdinkes Barru Divonis 54 Bulan Penjara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Kasus BPJS, Sekdinkes Barru Divonis 54 Bulan Penjara

paluhakim

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR,  — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar menjatuhkan vonis bersalah terhadap Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdinkes) kabupaten Barru, drg Muh Asri Tahir dalam kasus dugaan korupsi penyalagunaan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tahun 2014.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Kristijan P Djati menjatuhkan hukuman pidana terhadap terdakwa selama 54 bulan penjara, denda Rp200 juta, subsisder 3 bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan, telah melakukan tindak pidana korupsi,” tegas Kristijan P Djati di pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (14/6).

Selain menjatuhkan hukuman penjara, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp881 juta.

Hakim menyatakan, terdakwa terbukti telah melanggar pasal 2 ayat 1 undang undang tindak pidana korupsi jo pasal 64 KUHP pidana.

Vonis yang dijatuhkan majelis Hakim lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menuntut terdakwa dengan 7 tahun penjara.

“Hukuman yang diputuskan oleh Majelis Hakim lebih ringan, dari yang kita tuntutkan selama 7 tahun penjara,” tukas Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ady Haryadi Annas.

Adi mengaku belum menentukan sikap untuk melakukan upaya hukum selanjutnya atas vonis yang dijatuhkan Hakim. “Kita masih pikir pikir dulu, nanti kami akan sampaikan,” tandasnya.

Menurut Ady, keterlibatan Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Barru atas kasus dugaan penyalaguna dana BPJS bermula pada tahun 2014 dengan anggara senilai Rp1,7 miliar. Terdakwa saat itu, selaku pengelolah BPJS di kabupaten. Dari anggaran senilai Rp1,7 miliar, terdakwa hanya menyalurkan Rp843 juta lebih. Sementara sisanya digunakan untuk kepentingan diluar BPJS. (mat/ril/Bkm/fajar)

loading...
Click to comment
To Top