Metode CBT Terbukti Ampuh Sembuhkan Insomnia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kesehatan

Metode CBT Terbukti Ampuh Sembuhkan Insomnia

image

FAJAR.CO.ID – Anda yang memiliki kebiasaan susah tidur atau sulit untuk mendapatkan tidur yang nyenyak pasti akan heran dengan fakta yang satu ini. Menurut penelitian terbaru, mereka yang memiliki gangguan tidur yang dimaksud justru tidak diperbolehkan berlama-lama di tempat tidur, hal ini dilakukan untuk menghindari insomnia kronis.

Temuan yang diungkap pada ajang SLEEP 2016 itu mendukung usulan yang mengatakan bahwa cara terbaik “membunuh” insomnia adalah dengan menghindari banyaknya kesempatan untuk tidur, jadi dengan sedikitnya kesempatan untuk tidur, justru akan menjauhkan anda dari insomnia itu sendiri.

Dalam studi yang dipimpin oleh Michael Perlis selaku direktur Penn Behavioral Sleep Medicine Program, diketahui bahwa dari partisipan yang menderita insomnia akut dan mampu sembuh dari kebiasaan tersebut, menunjukan sedikit waktu yang mereka habiskan untuk tidur.

“Mereka yang tidur awal, namun bangun telat dan ditambah tidur siang dan ketika ini dianggap sebagai hal yang wajar dilakukan ketika dilakukan secara terus menerus maka akan menciptakan ketidakharmonisan antara kebiasaan tidur dengan kesempatan yang ada untuk tidur, ini lah yang menyebabkan insomnia,” jelas Perlis seperti dikutip dari Medical News Today.

Contohnya, ketika mereka tertidur pada pukul 11 malam dan bermaksud untuk bangun pada pukul 7 pagi, namun justru terbangun pada pukul 5 pagi dan memilih untuk bangun dan memulai aktifitas, ketimbang kembali melanjutkan tidur. Sementara mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidur justru didapati memperburuk gangguan tidurnya.

Temuan ini sendiri kini menjadi bagian dari penting dalam cognitive behavioral therapy (CBT) atau terapi prilaku kognitif bagi terhadap insomnia kronis. Bahkan The American College of Physicians merekomendasikan CBT sebagai perawatan tahap awal kepada mereka yang menderita gangguan tidur kronis tersebut. Rekomendasi tersebut dibuat usai melewati beberapa ulasan yang menemukan tidak adanya efek samping dalam penerapan metode tersebut.

loading...
Click to comment
To Top