Sering Untung Besar dari Peras Pengusaha, Kedok Polisi Gadungan Akhirnya Terbongkar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Sering Untung Besar dari Peras Pengusaha, Kedok Polisi Gadungan Akhirnya Terbongkar

Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan SIK bersama kasat reskrim dan jajaran saat gelar ekspos polisi gadungan serta atribut yang dikenakan.

FAJAR.CO.ID, PEKANBARU — Dua pelaku perampokan, Rio, 34, dan Alfi, 28, ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru di dua tempat berbeda, Selasa (14/6) dinihari.

“Keduanya ditangkap pukul 02.00 WIB. Rio ditangkap di rumahnya Jalan Teropong, sementara Alfi di Jalan Air Dingin,” kata Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan R SIK saat ditemui Pekanbaru MX (Jawa Pos Group), Kamis (16/6).

Penangkapan berawal laporan Masrial. Menurut pelapor, Minggu (15/5) sekitar pukul 20.00 WIB, Rio dan Alfi datang ke toko barang harian Maju Jaya miliknya di Jalan Delima, Tampan.

“Keduanya mengaku anggota Ditreskrimsus Polda Riau. Lalu menunjukkan surat tugas serta menggeledah toko,” terang Tonny.

Di toko ditemukan rokok tanpa cukai merek Lufman Mild. Kedua pria ini kemudian mengancam akan membawa pelapor untuk diproses ke kantor Ditreskrimsus Polda Riau bila tidak membayar Rp 10 juta.

Setelah nego, harga damai disetujui Rp 5 juta. Lalu pelaku pergi meninggalkan korban. Belakangan diketahui keduanya ternyata polisi gadungan. Korban lalu membuat laporan resmi.

“Begitu mendapat laporan, kita langsung adakan penyelidikan. Akhirnya tersangka berhasil kita tangkap Selasa dinihari,” kata Tonny.

Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan tersangka. Di antaranya mobil Daihatsu Xenia warna hitam, sehelai kaos warna biru bertuliskan Turn Back Crime yang pada bagian belakangnya bertuliskan polisi.

Selanjutnya diamankan sepucuk Air Softgun merk SNW 367 Magnum jenis revolver warna silver berisikan 6 peluru, selembar map merah yang berisikan surat perintah penangkapan dan penggeledahan yang dikeluarkan oleh Ditreskrimsus Polda Riau yang ditandatangani AKBP Bambang Setya Ginting, serta alat bukti lainnya.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 368 KUHP,” pungkas Tonny.(MXO/ray/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top