Tindakan Ahok Usir Watawan Melanggar UU – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Tindakan Ahok Usir Watawan Melanggar UU

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dinilai kelewatan batas, pasalnya langkah Ahok menghardik dan mengusir wartawaan saat peliputan dinilai telah melanggar Undang-Undang (UU) Pers.

Ahok menghardik salah satu wartawan itu terjadi pada Kamis (16/6), saat wartawan mengkonfirmasi terkait kasus aliran dana Rp 30 miliar kepada teman Ahok, untuk tidak kembali melakukan peliputan di Balai Kota.

“Tindakan Ahok itu dapat digolongkan sebagai perbuatan melanggar UU Pers 40/1999, dan bisa diancam pidana paling lama dua tahun atau denda Rp 500 juta. Apalagi ini sudah beberapa kali terjadi, sudah kelewatan,” kata Teguh yang merupakan salah seorang ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Teguh mengutip Pasal 4 UU Pers 40/1999 yang menyatakan bahwa, pertama, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Kedua, terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Ketiga, untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Serta keempat, dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai Hak Tolak.

Adapun ancaman pidana penjara dan denda khususnya terhadap pelanggaran Pasal 4 ayat (2) dan (3) disebutkan dalam Pasal 18 undang-undang yang sama.

Daripada mengumbar emosi yang meledak-ledak, menurut hemat Teguh, apabila merasa dirugikan, Ahok bisa mengajukan keberatan lewat koridor yang disediakan oleh UU Pers 40/1999.

loading...
Click to comment
To Top