SADIS! Berangkat ke Oku Timur, Sekeluarga Malah Dibantai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

SADIS! Berangkat ke Oku Timur, Sekeluarga Malah Dibantai

Sekeluarga Dibantai

FAJAR.CO.ID, SOLO – Polres Wonogiri telah mendapatkan informasi meninggalnya Giarno dan keluarganya. Kapolres Wonogiri AKBP Ronald R Rumondor menegaskan, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Lahat untuk mengungkap kasus tersebut.

“Mereka menjadi korban pembunuhan pada Kamis (16/6). Pihak keluarga di Wonogiri sudah berangkat ke Lahat,” kata Ronald seperti yang dilansir Radar Solo (Fajar Group), Sabtu (17/6).

Camat Girimarto Suparmo menambahkan, pihak keluarga di Wonogiri ingin memastikan apakah jasad Giarno, istri dan anaknya bisa dibawa pulang untuk dimakamkan di kampung halaman. “KTP-nya masih tercatat sebagai warga Wonogiri. Giarno merantau ke Sumatera sudah puluhan tahun,” ungkap Suparmo. 

Sementara itu kondisi istri Giarno yang sedang hamil dibenarkan anggota DPRD Wonogiri Paryanti. “Ya sedang hamil. Mereka memang warga Girimarto,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, berdasar informasi yang diterimanya, sejumlah barang berharga milik Giarno ikut raib. 

Seperti diketahui, warga menemukan tiga mayat di wilayah Kecamatan Buang Madang Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Kondisi ketiga jenazah juga menyedihkan. 

Ketiga mayat tersebut diduga korban pembantaian. Mayat-mayat itu ditemukan di areal perkebunan PT Laskar Plasma Inti III, antara perbatasan Desa Sri Bunga dengan Dusun Rawa Gedok, Desa Sukajaya.

Para korban diduga satu keluarga. Sosok pria tanpa mengenakan baju, bercelana pendek biru, usia sekitar 45 tahun, tanpa identitas. Ada luka bacok menganga di sekitar lehernya. Korban kedua, sosok wanita ditaksir berumuran 40 tahun.

Kondisinya tidak berbaju, diduga sedang hamil. Pada dagu dan tubuh yang lainnya seperti kaki ditemukan luka bacok. Korban ketiga, anak berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 10 tahun, mengenakan baju. Ada luka tusuk di belakang tubuhnya. (kwl/wa)

loading...
Click to comment
To Top