Dituding Masukin Obat ke Minuman, Pekerja Karaoke Terlibat Duel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Dituding Masukin Obat ke Minuman, Pekerja Karaoke Terlibat Duel

ilustrasi-jambakan

FAJAR.CO.ID, BENGKULU – Devi (24), warga Kelurahan Padang Harapan, Bengkulu, terlibat perkelahian dengan rekannya Ds (22), warga Kelurahan Jalan Gedang, di salah satu salah satu lokasi karaoke, Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu, dini hari kemarin (18/6). Akibatnya Devi   mengalami memar dan bekas cakaran di wajahnya 

Kejadian bermula ketika Devi berkunjung ke lokasi karaoke dan bertemu dengan Ds yang sudah berada lebih dulu. Saat itu Ds langsung membentak Devi, dengan alasan pada malam sebelumnya Devi diduga telah memasukkan obat-obatan ke dalam minumannya.

“Dia menuduh saya memasukkan obat ke dalam minumannya, bang. Obat apa? Saya nggak terima dituduh kayak gitu,” cerita Devi ketika melapor ke Mapolres Gading Cempaka.

Dijelaskan gadis asal Curup ini, kendati dirinya sudah menjelaskan kepada Ds bahwa tidak ada obat apapun dalam minumannya, namun Ds tetap tidak mempercayainya bahkan dengan lantang mengajak dirinya berkelahi. 

“Dia ngajak aku berkelahi, bang. Aku nggak mau karena malu dilihat orang,” jelasnya.

Melihat dirinya tidak melayani omelan Ds, seketika Ds menjambak rambutnya dan mencakar lengannya. Kontan saja ia tidak terima perlakuan tersebut.

Dia bahkan sempat melawan dengan mendorong Ds agar menjauh darinya. Namun bukannya menjauh, Ds malah semakin marah dengan kembali mendorong dan menampar pipinya. 

Bahkan Ds tidak sendiri dalam melakukan hal itu, Ds dibantu Wt (25) yang merupakan teman Ds sesama pekerja di karaoke.

“Mereka berdua akhirnya mengeroyok aku, bang. Mana bisa aku melawan,” tuturnya.

Perkelahian yang tak imbang tersebut, sontak membuat kaget seisi karaoke yang tengah ramai pengunjung. Keributan tersebut terhenti ketika beberapa pengunjung dan pegawai karaoke lainnya menengahi kedua gadis tersebut. 

Sementara Ds dan Wt dibawa oleh salah seorang pegawai karaoke keluar dari lokasi tersebut dengan menggunakan motor. Sementara Devi yang tidak terima atas perlakuan tersebut, memilih melaporkan Ds dan Wt ke Mapolsek Gading Cempaka.

“Laporannya sudah kita terima dan segera kita tindaklanjuti. Saat ini kedua pelaku yakni Ds dan Wt masih dalam penyelidikan anggota kita,” ujar Kapolsek Gading Cempaka AKP Farouk Oktora.(sly/sam/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top