Banjir Landa Jateng, 47 Orang Tewas, 15 Hilang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Banjir Landa Jateng, 47 Orang Tewas, 15 Hilang

banjir-ilustrasi-antara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban bencana banjir, longsor, dan puting beliung yang terjadi di 16 kabupaten di Jawa Tengah pada Sabtu (18/6). Jumlah korban tewas tercatat telah mencapai 47 orang, 15 hilang dan 14 orang lainnya luka-luka. 

“Tim SAR gabungan menemukan lagi empat korban dalam kondisi meninggal dunia. Tiga korban ditemukan di Desa Donorati, Purworejo dan satu korban ditemukan di Desa Caok/Karangrejo, Loano. Dengan demikian total korban 47 tewas dan 15 orang hilang,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎ Sutopo Purwo Nugroho,” Senin (20/6).

Selain korban nyawa, BNPB juga mencatat ribuan orang terpaksa mengungsi. Sementara kerugian ekonomi diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Pencarian korban difokuskan di Desa Donorati yang diperkirakan masih ada enam orang hilang dan di Desa Caok/Karangrejo ada delapan orang hilang. Sementara itu di Desa Jelog, Kaligesing masih ada satu orang hilang,” ujar Sutopo. 

Menurut Sutopo, Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara merupakan daerah rawan sedang hingga tinggi longsor. Adanya pemicu hujan lebat menyebabkan longsor terjadi dan menimbulkan korban jiwa. 

“Perlu ada upaya mitigasi stuktural dan non struktural untuk melindungi masyarakat dari bahaya longsor. Ke depan penataan ruang yang berbasis peta rawan longsor perlu lebih ditegakan dalam implementasinya untuk melindungi masyarakat dari longsor,” ujarnya.

Sutopo juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaannya mengingat potensi banjir dan longsor masih tetap tinggi, seiring hujan lebat masih berpotensi tinggi. (gir/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top