Didorong Terjun dari Monas, Ini Komentar Habiburokhman – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Didorong Terjun dari Monas, Ini Komentar Habiburokhman

FAJAR.CO.ID – NAMA Habiburokhman cukup menjadi bahan obrolan netizen, sejak Teman Ahok mengklaim berhasil mengumpulkan satu juta KTP untuk pencalonan independen Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Politisi Partai Gerindra itu didesak memenuhi janjinya, bakal terjun dari Monas andai KTP itu terkumpul. Nah, kini di akun @habiburokhman, Habiburokhman justru mencurigai satu juta KTP yang dikumpulkan Teman Ahok dimanipulasi.

Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra itu mengatakan, KTP yang dikumpulkan Teman Ahok hanya klaim sepihak.

Menurut Habiburokhman, satu juta KTP yang dikumpulkan Teman Ahok sangat tidak bisa dipercaya. Klaim sepihak dari Teman Ahok tidak lebih dari psywar politik murahan untuk mengangkat popularitas Ahok. (ps/jpnn)

Berikut kicaun Habiburokhman di akun Twitter miliknya, Minggu malam (19/6).

1) Klaim 1 jt KTP tersebut sangat tidak dapat dipercaya karena satu-satunya pihak yang menghitung, memverifikasi dan mengklaim hanyalah Teman Ahok sendiri. Kredibilitas Teman Ahok pun saya sgt ragu, hal ini juga karena terkait tuduhan aliran dana Rp 30 M dr penegmbang reklamasi kpd mrk. Saya menganggap klaim tersebut tidak lebih dari psywar politik murahan, hanya untuk mengangkat popularitas Ahok yang dibenci rakyat.

2) Sikap kontradiktif dengan klaim 1 juta tersebut diperlihatkan oleh Ahok sendiri yang terlihat ngarep parpol untuk mendukung pencalonannya. Selain itu Teman Ahok juga terlihat sangat ketakutan ketika dalam UU Pilkada yang baru metode verifikasi dilakukan dengan sensus atau pengecekan satu persatu. Bahkan, mereka mau Uji Materiil UU itu. Melihat gelagataya saya curiga pasti ada masalah besar dalam pengumpulan KTP tersebut, mungkin saja terjadi manipulasi selama pengumpulan KTP.

3) Indikasi paling jelas soal ketidakbenaran KTP 1 juta tersebut adalah sampai saat ini mereka tidak berani deklarasi pencalonan Ahok lewat jakur independen.

4) Saya sarankan kepada Ahok Agar jangan menghabiskan energi soal KTP tersebut, sebab saya khawatir dalam waktu dekat dia bisa menjadi tersangka dalam kasus korupsi retribusi tambahan reklamasi. Rompi Orange yang saya siapkan u Ahok masih ada di mobil saya dan setiap saat siap saya antar ke KPK kalau Ahok jadi Tsk.

To Top