Ini Tanggapan Anak SYL Soal Isu Kepindahan Ayahanda ke NasDem – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Ini Tanggapan Anak SYL Soal Isu Kepindahan Ayahanda ke NasDem

HAK PRIBADI. Putri Syahrul Yasin Limpo yang juga Anggota DPR RI Fraksi PAN, Indira Cunda Thita Syahrul Yasin Limpo (kiri) berbincang dengan Anggota DPR Fraksi PAN Yayuk Basuki diacara buka puasa bersama kader PAN dikediaman Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa 21 Juni 2016. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Beberapa pekan akhir ini santer dikabarkan jika “Komandan” Syahrul Yasin Limpo tengah dilirik oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) untuk masuk dalam barisan restorasi Indonesia ditanggapi oleh putrinya yang juga Anggota DPR RI Fraksi PAN, Indira Cunda Thita Syahrul Yasin Limpo.

Menurutnya, bahwa adalah hak setiap warga negara ini untuk bebas menetukan hak berpolitiknya. “Pilihan partai, pilihan politik adalah pilihan masing-masing pribadi, pilihan Hak Asasi Manusia dan bukan pilihan keluarga, itu saja,” ujar singkat legislator Komisi IV ini disela-sela acara buka puasa bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dikediaman Ketua Umum Zulkifli Hasan, di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Selasa 21 Juni 2016.

Kehabisan Tokoh

Pada kesempatan yang sama Indira juga mengungkapkan keinginan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk setiap kader gencar melakukan sosialisasi dan rekrutmen kader. Pasalnya, jelang Pemilu 2019, sejumlah partai baru bermunculan dan terus melakukan rekrutmen kader, bahkan mengambil kader dari partai lain.

Untuk itu, Indira yang berasal dari dapil di Sulsel mengaku akan terus aktif melakukan sosialisasi dan rekrutmen tokoh-tokoh berpengaruh di daerah di Sulsel.

“Pasti kita jalan terus, karena kalau tidak dari sekarang kita akan kehabisan orang, kehabisan tokoh-tokoh. Karena mulai dari sekarang juga partai lain sudah jalan, gencar tidak mau ketinggalan,” sebutnya.

Di kesempatan lain, Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel,  angkat bicara soal isu yang menyebut dirinya akan keluar dari baringan beringin. Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini membantah punya keingian meninggalkan partai yang sejak kecil telah menjadi pilihan politiknya.

Bahkan Syahrul mengaku pada periode pertamanya maju sebagai calon gubernur Sulsel, dia mengendarai partai lain hanya karena kebutuhan politik saja. Saat itu, Golkar dikendarai petahana, Amin Syam. Dengan demikian, dia menegaskan, sama sekali tidak pernah terbersit dalam benaknya untuk meninggalkan partai Golkar.

Gubernur Sulsel dua periode ini menegaskan, dirinya tidak bisa diukur dengan jabatan untuk menggoyahkannya untuk pindah sana sini. Mengendarai partai lain pada periode pertamanya tidak bisa menjadi ukuran bahwa dirinya akan mudah gonta ganti partai. Terlebih kata Syahrul, bergabung dengan Golkar bukan perkara jabatan. Tetapi pada pengabdian.

Hanya saja, Syahrul tidak memungkiri jika ada partai lain yang tertarik mengajaknya bergabung. Itu karena dirinya telah lama berkecimpung dalam dunia kepartaian. Dengan begitu, kata Syahrul, tentu akan ada keuntungan tersendiri jika dirinya memberikan kontribusi dalam partai tersebut.  “Tidak rugilan bersama-sama saja. Tapi saya belum berpikir ke sana,” kata Syahrul di Jakarta akhir pekan kemarin.

Politisi senior Partai Golkar, Zainal Bintang mengatakan, Syahrul merupakan salah satu tokoh Golkar yang cukup banyak berbuat untuk partai. Zainal mengatakan, jika DPP benar-benar menunjuk plt di Sulsel, maka ini akan menjadi wacana baru. Syahrul kata Zainal tentu akan dilirik partai lain. Setidak-tidaknya, Syahrul akan memberikan penguatan di Indonesia timur.

Zainal mengatakan, memang saat ini DPP mulai lagi akan muncul konflik. Ini terlihat setelah Setya Novanto terlihat mulai tidak sejalan dengan Aburizal Bakrie. Hal ini dinilainya akan menimbulkan kegoncangan baru di partai tersebut. Meskipun, dinamikanya, akan berbeda dengan perdebatan antara Ancol dan Bali. (idr/fmc)

Click to comment
To Top