Pilkada Muna, Biarlah MK dan KPU yang Menilai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Pilkada Muna, Biarlah MK dan KPU yang Menilai

Rusman Emba - Baharuddin

FAJAR.CO.ID, RAHA — Rusman Emba, calon Bupati Muna tak ingin gegabah menanggapi hasil PSU, dua hari lalu yang menempatkannya sebagai peraih suara terbanyak.

“Biarlah MK dan KPU yang menilai. Sebagai kandidat, kami hanya menjalankan perintah untuk berkompetisi dengan elegan,” katan Rusman Emba, Senin (20/6/2016).

Ia hanya meminta agar para pendukung Rumah Kita untuk tidak terlalu euforia, apalagi sampai mengolok-olok pihak lain karena proses ini masih harus dituntaskan di MK. Biarlah lembaga itu yang memutuskan, siapa sejatinya pemenang di Pilkada Muna. “Saya tidak ingin terlalu banyak menanggapi. Saya tunggu saja putusan MK dan KPU,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan kubu LM Baharuddin-La Pili (Dokter Pilihanku). Kubu dokter meminta semua pihak bisa menahan diri sebelum ada keputusan final dari MK. Pasalnya, penentuan hasil Pilkada Muna akan diputuskan oleh MK. “Hasil PSU jilid II ini bukan akhir dari Pilkada Muna. Keputusan akhir ada di MK. Makanya, klien saya meminta agar semua pihak bisa menahan diri, baik simpatisan dan pendukung Dokter Pilihanku, maupun pihak lain,” ungkap Dr Abdul Rahman MH, kuasa hukum pasangan LM Baharuddin-La Pili, Senin (20/6/2016).

Apakah Dokter Pilihanku legawa dengan hasil PSU tersebut? Rahman mengatakan, persoalan PSU Muna itu akan ditentukan oleh MK. Pihaknya masih menemukan beberapa bukti-bukti hasil pelaksanaan PSU yang akan dilaporkan ke MK.

“Kami juga tidak berharap ada PSU lagi. Namun, kami juga berharap MK nantinya bisa memberikan keputusan yang seadil-adilnya. Kami tetap akan mengajukan permintaan agar MK memutuskan kembali ke hasil Pilkada 9 Desember lalu. Pada persidangan lalu, opsi pertama kami adalah kembali ke hasil Pilkada 9 Desember 2015. Bisa saja MK memutuskan membatalkan semua hasil PSU. Makanya, mari menahan diri hingga ada keputusan final dari MK terkait Pilkada Muna,” terang Abdul Rahman.

Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna menjadwalkan pleno hasil rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) jilid II, hari ini. Agenda serupa telah dilaksanakan pada tingkat PPK, kemarin (20/6). Setelah pleno tuntas, KPU akan menyusun laporan hasil PSU jilid II dan menyerahkannya ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menentukan hasil Pilkada Muna. (KP)

loading...
Click to comment
To Top