Profil Jenderal Bintang Dua yang Masuk Bursa Cagub Sultra – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Profil Jenderal Bintang Dua yang Masuk Bursa Cagub Sultra

Marsda TNI Supomo

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Menjelang perhelatan pemilihan gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan digelar 2018 mendatang, makin ramai pula munculnya figur dalam daftar bursa kandidat gubernur.

Salah satunya adalah perwira tinggi TNI berpangkat bintang 2, Marsekal Madya (Marsda) Supomo SIP MSc, yang saat ini menjabat Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dan pernah menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Masuknya Marsda Supomo SIP MSc dalam bursa cagub Sultra digaungkan sejumlah tokoh masyarakat Sultra di Jakarta.

Salah seorang tokoh masyarakat Sultra di Jakarta, Dexsi Ramadhan Jafar Siddiq Tokulo mengatakan, pasca kepemimpinan Nur Alam, Sultra akan lebih baik dipimpin figur yang memiliki pengalaman nasional dan internasional.

“Sultra akan lebih maju lagi jika dipimpin figur yang memiliki jaringan kuat nasional dan internasional. Setelah kami menelusuri track reccord sejumlah tokoh Sultra, kami menilai Pak supomo sangat pas. Beliau memiliki pengalaman secara nasional dan internasional,” kata Dexsi kepada jurnalis BKK melalui telepon selulernya dari Jakarta, Kamis (9/6).

Menurut Dexsi, Supomo adalah salah satu putra Sultra (Muna) yang memiliki karir cemerlang di TNI khususnya TNI AU. Dari biodata yang diperoleh BKK, Supomo lahir di Raha pada 07 Feberuari 1959. Dia menghabiskan massa kecilnya hingga menamatkan sekolah dari SD, SMP, dan SMA  di Kota Raha.

Setelah tamat SMA Negeri 278 atau SMA Negeri 1 Raha pada 1977, dia berhasil lolos masuk Akabri bagian AAU tahun 1978 dan lulus tahun 1983. Setelah berdinas di TNI dia memulai karirnya sebagai Kaurpam Lanud Patimura Ambon.

Supomo kemudian mendapat promosi sebagai Perwira Intelpam Lanud Adi Sucipti Yogyakarta dan Kepala Intelpam Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Supomo juga salah satu perwira tinggi TNI yang berpengalaman banyak dalam penugasan di luar negeri. Mengawalinya dengan mengikuti pendidikan profesi di Colorado AS tahun 1984.

Setelah itu secara dia dipercaya bertugas di beberapa negara diantaranya, Singapura, Kanada, Jepang, Thailand, Brunei, Brasil, Argentina, Columbia, Chile, Peru, dan Suriname.
Dalam penugasan ke luar negeri ini, dia pernah menjabat Atase Pertahanan di KBRI Ottawa (1995-1998) dan Brazil (2006-2009). Dalam setiap penugasan ke luar negeri ini Supomo berhasil meningkatkan kerjasama antara pemerintah RI diantaranya ekonomi, politik, dan pertahanan.

“Karena jasanya meningkatkan hubungan antara negara sahabat dengan TNI, maka Supomo mendapatkan penghargaan dari AU, AD, dan AL Tentara Brazil, serta penghargaan Wing Kehormatan dari Raja Thailand.

Sementara itu Sekretaris Umum Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sultra (KKST), Dr Ali Abdullah SH MH menambahkan, Supomo adalah salah satu tokoh nasional yang memiliki posisi startegis di TNI AU.

Dia menyebutkan, Supomo setelah berpangkat perwira tinggi menempati posisi strategis yakni Kepala Biro Umum Setjen Ketahanan Nasional, lalu menjadi Waaspam KSAU, Waka BAIS, dan terakhir Staf Khusus KSAU.

“Menempati posisi seperti itu tidak sembarangan, tentu kapasitasnya tidak diragukan lagi. Dan yang membanggakan lagi beliau adalah lulusan terbaik Seskoau tahun 1999,” katanya. (lex)

loading...
Click to comment
To Top