Walah, Kok Tega Jual Pacar Sendiri yang Masih SMP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Walah, Kok Tega Jual Pacar Sendiri yang Masih SMP

35445_53802_Kasuistika 1 jual diri

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Pelajar sebuah SMP swasta ternama di kawasan Surabaya Selatan diduga dijual oleh pacarnya melalui akun media sosial Facebook. Korban hilang sejak 16 Juni 2016 dan baru ditemukan Senin (20/6) sore di kompleks kos Petemon, Surabaya. Korban tersebut bernama AL yang masih duduk di bangku kelas VII SMP.

Pacar yang diduga menjualnya bernama DIM yang merupakan kenalannya di media sosial. Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos (Fajar Group), AL menghilang dari rumah sejak Kamis (16/6). Keluarga korban sangat kelimpungan ketika mengetahui anaknya tidak pulang. Karena itulah, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonokromo.

Sejak AL menghilang, keluarga berusaha mencari dengan segala cara. Tapi, AL tidak juga ditemukan. Kabar mengejutkan muncul ketika wajah AL muncul dalam laman grup  Facebook  bernama pijat Mojokerto.

Dalam grup tersebut, wajah AL dipampang dengan tangan kiri menutupi sebagian wajahnya sembari matanya menatap kamera. Di bagian atas foto tersebut tertulis kalimat yang menawarkan AL yang disebut masih perawan.

Dari rekam pembicaraan pengguna Facebook yang berminat, pemasang iklan itu menyebut bahwa korban bisa ditemui di kawasan Krukah Selatan. Di sana juga dimuat tulisan bahwa korban sedang butuh uang sehingga meminta bantuan untuk menyebarkan informasi tersebut. Informasi tersebut diketahui paman korban.

Ketika dicek, ternyata Facebook korban masih aktif. Dari sanalah, paman korban berusaha memancing agar korban muncul.

Caranya, dia bilang bahwa tantenya sedang mengidam melihat wajahnya. Hal itu membuat korban luluh dan mau menyebutkan bahwa dirinya sedang berada di kamar kos pacarnya. Pihak keluarga kemudian melacak posisi AL melalui Facebook. Dari sana AL diketahui sedang berada di Petemon. Dia ditemukan berada di sebuah kamar kos di kawasan tersebut.

Pihak keluarga berhasil menemukan AL dan DIM yang merupakan pacarnya pukul 17.45. Sejak Senin petang, DIM dan AL masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wonokromo. Mereka diperiksa secara terpisah. AL ditemani bibinya yang datang dari Sidoarjo. Kanitreskrim Polsek Wonokromo Agung Widoyoko terlihat serius menanyai korban yang ditemani bibinya.

Dari obrolannya, terlihat Agung menanyakan apakah ada unsur paksaan yang diterima korban selama menginap di Petemon.

Berdasar pemeriksaan sementara, terungkap bahwa AL dijual oleh grup Facebook dengan akun Jr Kecil Petemon. Akun tersebut yang memasang iklan di grup pijat Mojokerto. Polisi juga menemukan dua nama pelaku lain yang belum tertangkap.

Sementara itu, Isman, bapak AL yang datang ke Polsek Wonokromo tadi malam, mengaku curiga dengan kebiasaan anaknya yang sering berinteraksi lewat handphone. Karena itulah, dia menyita alat komunikasi pemberiannya itu. Hanya, dia tidak tahu dari mana handphone yang dipegang AL sekarang.

’’Dia (DIM) teman dekatnya,’’ ucapnya singkat. Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Hanya, sejumlah anggota reskrim terlihat disebar.

Diduga mereka dikerahkan untuk melacak keberadaan pelaku lainnya. ’’Sementara masih mengumpulkan keterangan,’’ kata Agung. (did/eko/c6/c17/git)

loading...
Click to comment
To Top