Banyak Negara Terapkan Tax Amnesty – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Banyak Negara Terapkan Tax Amnesty

pajak-bukti-cinta-tanah-air

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty bukan lagi hal yang baru, pasalnya hampir sebagian negara sudah menerapkan hal ini guna menarik modal (Repatriasi), serta memperkuat basis wajib pajak baru.

Menurut pengamat perpajakan Unversitas Indonesia (UI) Dani Darussalam, kebijakan umum penerapan tax amnesty yang dilakukan banyak negara bukanlah barang baru.

Tax amnesty telah banyak diterapkan oleh negara-negara di dunia, baik oleh negara maju maupun berkembang. Bahkan Presiden baru Brazil dan Argentina mengeluarkan kebijakan serupa baru-baru ini.

“Sudah 31 negara menjalankan tax amnesty. Bahkan Amerika Serikat, dari total 50 negara bagiannya, 90 persen atau 45 negara bagiannya pernah menerapkan tax amnesty, tentu ada yang sukses dan ada yang tidak berhasil,” tuturnya di Jakarta.

Negara yang sukses menerapkan tax amnesty salah satunya adalah India, yakni sekitar tahun 1997. Argentina, Italia, dan Afrika Selatan adalah contoh negara-negara lainnya.

Menyusul masih terjadinya perlambatan ekonomi dunia yang menurunkan aktivitas perdagangan (ekspor impor) dunia yang ditandai anjloknya harga-harga komoditas, terang Danny, banyak negara kemudian melakukan reformasi pajak secara menyeluruh yang dimulai dengan program tax amnesty.

Menurutnya, tax amnesty merupakan bagian dari reformasi pajak secara menyeluruh, seperti halnya di Indonesia dalam melakukan reformasi UU PPh, PPN, dan KUP. Ia bahkan menjelaskan bahwa tax amnesty masih dipandang sebagai jalan keluar bagi wajib pajak (WP) yang selama ini belum patuh untuk menjadi patuh.

“Ketidakpatuhan jangan selalu dilekatkan dengan kesengajaan. Ketidakpatuhan bisa disebabkan berbagai hal yakni ketidaktahuan, implikasi masih terdapatnya beberapa ketentuan pajak yang tidak berkeadilan dan berkepastian hukum, atau rezim masa lalu yang membuat menjadi tidak patuh,” urainya.

Ia menambahkan bahwa dengan tax amnesty, ke depan, wajib pajak tidak patuh bersama-sama dengan wajib pajak patuh akan dikenakan pajak secara adil, sehingga meningkatkan penerimaan pajak. Hal ini akan membuat aktivitas pembangunan tidak lagi dibiayai oleh wajib pajak patuh.[wid]

loading...
Click to comment
To Top