Hakim Perkara Saipul Jamil Bantah Minta Uang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Hakim Perkara Saipul Jamil Bantah Minta Uang

1059168Humas-KPK-Yuyuk780x390

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sempat terjadi komunikasi antara majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan pihak pengacara Saipul Jamil. K‎omunikasi tersebut diduga terkait dengan vonis yang akan dijatuhkan kepada Saipul terkait perkara dugaan pelecehan seksual.

“Iya, dugaan ada komunikasi antara penasihat hukum dengan panitera dan majelis hakim kasus tersebut. Dugaan permintaan uang dan dugaan pembahasan putusan,” kata Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Rabu (22/6). ‎

Menurut Yuyuk, hal tersebut juga dikonfirmasikan kepada Ifa Sudewi, ketua majelis hakim perkara Saipul Jamil yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi hari ini.  Yuyuk menyebut Ifa ditelisik mengenai vonis yang diduga terindikasi suap di dalamnya. “Diperiksa soal vonis kasus SJ yang diduga ada suap yang diberikan oleh penasihat hukumnya,” ujar Yuyuk.‎

Terpisah, Ifa Sudewi membantah pernah meminta sejumlah uang terkait vonis untuk Saipul Jamil. “Karena saya tidak pernah meminta uang, dan tidak pernah menjanjikan sesuatu. Jadi ya enggak ada,” kata Ifa. ‎

Menurut Ifa, penyidik hanya menanyakan seputar perkenalannya dengan panitera pengganti bernama Rohadi. Ifa mengaku pernah ‎berkomunikasi sehari-hari dengan Rohadi, tetapi tidak sampai membahas mengenai perkara.

“Komunikasi dalam arti berkaitan dengan perkara itu, kalau ucapan hai hallo selamat pagi itu biasa. Tapi kalau soal perkara itu, tidak pernah sama sekali,” ujar Ifa. ‎

Selain itu, Ifa membantah pernah berkomunikasi dengan tim pengacara Saipul Jamil. Bahkan, dia mengaku tidak mengenal sosok kakak Saipul yang bernama Samsul Hidayatullah.

Terkait perkara ini, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka antara lain Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi, dua Pengacara Saipul Jamil bernama Berthanatalia Rukuk Kariman dan Kasman Sangaji, serta Kakak Saipul Jamil bernama Samsul Hidayatullah.

Mereka ditangkap KPK usai melakukan transaksi suap. Rohadi diduga telah menerima suap sebesar Rp 250 juta dari kakak dan pengacara Saipul Jamil. Keempat orang yang ditangkap KPK itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik.

Suap diduga diberikan dengan maksud agar majelis hakim menjatuhkan vonis ringan kepada Saipul Jamil.

Pada putusannya, Saipul yang dinyatakan bersalah melakukan pencabulan, divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai oleh Ifa. Hukuman tersebut lebih ringan daripada tuntutan Jaksa selama tujuh tahun dan denda Rp 100 juta. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top