SIKAB Kirim Bantuan Logistik ke Wilayah Bencana di Jawa Tengah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

SIKAB Kirim Bantuan Logistik ke Wilayah Bencana di Jawa Tengah

FAJAR.CO.ID, Peristiwa bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di beberapa daerah seperti Banyumas, Banjarnegara, Purworejo, Kulon Progo, Kendal dan Tuban di pertengahan bulan Ramadhan ini berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat yang terkena musibah.
Puluhan jiwa meninggal, tertimbun, hilang dan ratusan orang mengungsi. Masyarakat Korban bencana banyak yg terlantar terutama saat berbuka puasa dan sahur.
Melihat kondisi tersebut, sebuah perkumpulan sosial Sukarelawan Indonesia untuk Korban Bencana Alam ( SIKAB) yang dikomandoi oleh Husain Abdullah staff khusus Wakil Presiden RI langsung melakukan aksi nyata dengan mengirimkan 400 lembar Selimut/Sarung, 225 dus mie instan, 1,5 kwintal telor ayam, 100 kg minyak Goreng, Air Mineral, Pampres, pembalut wanita  dan beras.
” Berdasarkan laporan investigasi jaringan Sikab di Jawa Tengah bagian utara, Kondisi masyarakat sangat memprihatinkan terutama ketersediaan sembako. sehingga kami dengan bantuan rekan-rekan Sikab langsung inisiatif mengirimkan logistik,” ujar Husain Abdullah alias Uceng.
Sementara itu menurut penanggungjawab Logistik SIKAB Neneng Herbawati, bantuan logistik tersebut dikirim Senin pagi kemarin melalui transpotasi darat untuk disebarkan di beberapa lokasi bencana yang paling parah terkena bencana banjir dan tanah longsor, antara lain Kec. Tambak kab. Banyumas, Kec. Temon   dan Sidomuti kab. Kulon Progo dan desa Sidomulya kab. Purworejo.
” Itu daerah utama yang terkena bencana bahkan terdapat korban jiwa. Bahkan di Sidomulyo lokasinya sangat sulit ditembus oleh alat berat, sehingga evakuasi terhambat dan suplai logistik untuk masyarakat maupun petugas tim evakuasi. Tapi berkat kegigihan Tagana, relawan, PMI dan TNI, Polri sekarang alat berat sudah sampai ke lokasi,” ujar Neneng Herbawati.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Sikab terus memantau kondisi dengan menempatkan jaringannya di lokasi bencana. Sampai penerintah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) menyatakan status telah normal.

To Top