Sindiran Politikus Gerindra: Kalau Digaji Bukan Relawan, Tapi Karyawan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Sindiran Politikus Gerindra: Kalau Digaji Bukan Relawan, Tapi Karyawan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengakuan mantan relawan Teman Ahok, Paulus Romindo mematik perhatian Anggota Komisi II DPR Ahmad Riza Patria. 

Kata dia, Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama selalu menegaskan bahwa pihak-pihak yang mengumpulkan KTP untuknya bekerja dengan sukarela. Namun, melihat pengakuan itu jelas mereka bukanlah sukarelawan. 

“Kalau sukarelawan tidak digaji, kalau digaji namanya pegawai, karyawan, atau orang yang dipekerjakan,” sindirnya di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (22/6). 

‎Ia pun mempertanyakan transparansi dana untuk menggaji para relawan Teman Ahok itu. “Darimana sumber uang itu? Pada saatnya nanti akan terbuka,” pungkas kader Partai Gerindra itu.

Seperti diketahui, ‎saat menggelar konferensi pers tadi, Paulus yang merupakan mantan Teman Ahok mengaku ia diwajibkan mengumpulkan 140 KTP setiap minggu. 

Selain itu, ia juga mendapatkan honor senilai Rp. 500 ribu per minggu. Tak hanya honor per minggu, Paulus mengaku, pada minggu ke empat mereka akan mendapatkan uang operasional sebesar Rp 500 ribu. Setelah dihitung, total pendapatan mereka yang mengumpulkan KTP ini sebesar Rp 2,5 juta per bulan.‎

Menurutnya, jika dikalkulasi, dana yang dikeluarkan Teman Ahok saat mengumpulkan KTP melebihi jumlah yang selama ini dibeberkan berkisar Rp 2 sampai Rp 5 miliar.

Dalam perhitungan kasar, Paulus memperkirakan uang yang dikeluarkan Teman Ahok dalam satu tahun berkisar paling sedikit Rp 12 miliar. (dna/JPG)

loading...
Click to comment
To Top