Ternyata Kader PKS Ini Dari Dulu Berniat Singkirkan Fahri Hamzah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Ternyata Kader PKS Ini Dari Dulu Berniat Singkirkan Fahri Hamzah

132221_10465803092015_mahf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Lika-liku kasus pemecatan anggota DPR RI Fahri Hamzah, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai ketahuan. Ada oknum kader Partai yang berkeinginan besar singkirkan Fahri dari keanggotaan Partai.

Hal ini disampaikan oleh Mahfuz Sidik saat menanggapi ocehan yang disampaikan oleh Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzamil Yusup. “Ocehan Muzamil ini menunjukkan niat aslinya,” kata mantan Wasekjen DPP PKS, Mahfuz Sidik, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 22/6).

Pernyataan Mahfuz ini terkait dengan perkataan Almuzammil bahwa PKS merasa lebih baik dan lebih solid tanpa Fahri Hamzah. Muzamil pun menjelaskan lagi alasan PKS memecat Fahri yang berujung pada sengketa hukum yang masih berlangsung sampai sekarang.

Dengan ucapan tersebut, sambung Mahfuz, Muzamil ingin mengatakan bahwa selama ada di PKS, Fahri itu menjadi sumber masalah yang mengganggu kebaikan dan kesolidan PKS. Lalu ketika ada pergantian kepemimpinan muncul pikiran sementara pihak di dalam PKS untuk menyingkirkan Fahri dari berbagai posisinya. Alasan untuk itu dicari-cari kemudian.

“Dilalahnya karena Fahri tidak terima begitu saja, lalu mereka ambil keputusan pemecatan,” sesal Mahfudz.

Sebagai kader PKS, Mahfuz menyayangkan pernyataan Muzammil, dan apalagi hal tersebut disampaikan di bulan Ramadhan. Padahal semestinya sebagai Ketua DPP, Muzammil menunjukkan contoh teladan bagaimana menghiasi suasana bulan Ramadhan dgn ucapan yang baik dan sejuk.

“Saya tahu kok banyak kader di bawah masih bertanya-tanya tentang masalah ini dan mereka tidak nyaman dengan berbagai instruksi DPP dalam menyikapi persoalan Fahri Hamzah.

Mahfudz berpikir bahwa kader-kader PKS di seluruh daerah juga mengenal baik sosok Fahri Hamzah. Karena Fahri tokoh publik dan kerap tampil di media. Bahkan, waktu Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq berurusan dengan KPK atas dugaan korupsi kuota impor daging sapi pun, Fahri Hamzah yang paling depan membela LHI dan PKS, dengan resiko dicemooh banyak pihak karena dinilai melawan KPK.

“Lha saat itu, mana suara Muzamil Yusuf? Kader dan masyarakat tahu itu semua,” tegas Mahfuz.

Mahfuz menyarankan agar Muzamil tidak perlu berkomentar sana-sini soal Fahri. Biarkan proses hukum yang menyelesaikan persoalan ini.

“Ketika lima petinggi PKS yang digugat Fahri menolak mediasi (ishlah), ya artinya urusan ini diselesaikan lewat jalur hukum positif,” demikian Mahfuz. [ysa]

loading...
Click to comment
To Top