Bumiputra Sengaja Tunda Pembayaran Nasabah AJJ Karena Alasan Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Bumiputra Sengaja Tunda Pembayaran Nasabah AJJ Karena Alasan Ini

bumiputra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sejumlah nasabah PT. Asuransi Jiwa Jaminan (PT. AJJ) 1962 melalui kuasa tim likuidasi menuntut AJB Bumiputera 1912 untuk membayarkan klaim polis yang mereka miliki, dengan alasan bahwa Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan Bumiputera untuk membayarkan klaim sebagaimana tuntutan tim likuidasi PT. AJJ.

Meskipun MA telah memerintahkan Bumiputera melaksanakan pembayaran klaim pemegang polis melalui tim likuidasi PT. AJJ, namun pihak Bumiputera masih menunda pembayaran dan melakukan upaya hukum baru, lantaran Bumiputer menilai perhitungan dari Aktuaris yang ditunjuk oleh PT. Ventura Cakrawala Investama yaitu PT. Pointera Aktuarial Strategis (PT. PAS) tidak pernah dilakukan due deligence dengan pihak Bumiputera.

Demikian disampaikan Kepala Departemen Komunikasi AJB Bumiputera 1912, Puspita Pratiwi dalam keterangannya, Kamis (23/6).

PT. AJJ merupakan anak perusahaan Bumiputera yang didirikan pada tahun 1962. Pada 12 Januari 2001 Bumiputera menjual PT. AJJ kepada PT. Ventura Cakrawala Investama, sebanyak 32.681 polis setara dengan cadangan premi sebesar Rp. 22.902.443.000,-

PT. AJJ dinyatakan bangkrut pada 4 November 2008 dan dibentuk tim likuidasi pada 1 April 2009. Sebelumnya, pada 14 September 2007, PT. Ventura Cakrawala Investama menunjuk PT. PAS melakukan perhitungan ulang portofolio PT AJJ. Hasilnya 66.807 polis dengan cadangan premi sebesar Rp.47.823.274.100,-

Dengan demikian terdapat selisih perhitungan akturia pada saat traksaksi penjualan PT AJJ (yang dihitung oleh aktuaris Bumiputera), dengan perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh PT. PAS sebesar 34.126 polis, setara dengan Rp.24.920.832.100,-

Berdasarkan selisih perhitungan tersebut PT. Ventura Cakrawala Investama menuntut AJB Bumiputera 1912, dengan tuduhan bahwa Bumiputera telah melakukan kecurangan perhitungan portofolio pada saat traksaksi penjualan. Hal ini terkait dengan kewajiban membayarkan klaim yang harus dilakukan PT. Ventura kepada para nasabah PT. AJJ.

Bumiputera bersikeras tidak menerima perhitungan akturia yang dilakukan oleh PT. PAS dan meyakini bahwa perhitungan kewajiban saat terjadi penjualan PT. AJJ di tahun 2001 benar, sehingga menempuh upaya hukum melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. [rus/rmol]

loading...
Click to comment
To Top