Pertanyaannya Begini, Bisakah Penjualan Marchandise Bayar 1 Juta KTP? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Pertanyaannya Begini, Bisakah Penjualan Marchandise Bayar 1 Juta KTP?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tak mudah mengumpulkan KTP. Apalagi satu juta KTP. Karenanya, relawan yang menamakan diri Teman Ahok menggaji anggotanya untuk mengumpulkan KTP sebanyak-banyaknya.

Dari pengakuan mantan anggota Teman Ahok, terungkap bahwa mereka dibayar sesuai dengan jumlah KTP yang dikumpulkan.

PJ Kelurahan (penanggung jawab) dibayar per 140 KTP per minggu sebesar Rp 500.000 atau Rp 2.000.000 per bulan. Jika mencapai target 140 x 4 minggu yaitu 560 KTP maka diberikan bonus Rp 500.000. Total PJ sendiri adalah 153 seperti tercantum di situs www.temanahok.com.

Di atas PJ Kelurahan, ada yang disebut Korpos atau Koordinator Posko yg mengawasi kerja PJ. Korpos membawahi antara 5 hingga 10 PJ. Korpos dibayar oleh Teman Ahok Rp 500.000 per bulan untuk tiap PJ dibawahnya. Kalau di bawah Korpos ada lima PJ maka Korpos dapat Rp 2.500.000 per bulan. Kalau 10 PJ maka Korpos dapatkan Rp 5.000.000 per bulan.

Jumlah Korpos mereka perkirakan mencapai 40 orang tersebar di 40-an kecamatan. Jika secara keseluruhan dihitung, tentulah budget yang digunakan amatlah fantastis. Belum lagi, gaji buat mereka yang membagikan koran Teman Ahok.

“Selain upah atas KTP yang kami kumpulkan. Kami juga mendapatkan upah untuk membagikan koran Teman Ahok,” kata mantan anggota Teman Ahok, Rabu (22/6).

Untuk tiap pembagian koran mereka dibayar Rp 350.000, dan sampai saat ini mereka sudah dua kali membagikan koran.

“Kami yang menjadi PJ diberikan juga Printer dan Laptop. Sementara untuk Korpos diberikan smartphone sebagian merk Lenovo,” terang mereka.

Belum lama ini, Teman Ahok menegaskan bahwa semua sumber pemasukan Teman Ahok berasal dari penjualan mercahndise yang dilakukan di sela-sela pengumpulan KTP.

Namun masuk akalkah pemasukan melimpah jika hanya mengandalkan penjualan merchandise apatahlagi dengan banyaknya pengeluaran yang mesti dibayarkan kepada pengumpul KTP.

Sebelumnya, Teman Ahok jadi bincangan. Relawan pendukung Ahok tersebut dituding menerima aliran dana Rp 30 miliar dari pengembang proyek reklamasi. (ra/pj1)

To Top