Kata Romi, Kasus Sumber Waras Bisa Jadi Titik Awal Hancurnya Penegakkan Hukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Kata Romi, Kasus Sumber Waras Bisa Jadi Titik Awal Hancurnya Penegakkan Hukum

Romahurmuziy

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras seharusnya ditindaklanjuti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sebuah hasil audit dari lembaga resmi negara wajib ditindaklanjuti oleh siapapun karena undang-undang BPK mengatur demikian,” tegas Ketua Umum PPP M Romahurmuziy kepada JawaPos.com, Jumat (24/6). ‎

Jika tidak ditindaklanjuti, akan menimbulkan polemik baru. Pasalnya, BPK jelas menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 191 miliar. Bahkan, Mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki menegaskan, jika ditemukan kerugian negara artinya ada perbuatan melawan hukumnya.

Disebutkan pula, ada pelanggaran prosedur pembelian yang dilakukan Pemprov ‎DKI. “Ini harus ditindaklanjuti untuk menyelesaikan carut marut. Kalau ini dibiarkan, maka ke depan tidak semua temuan BPK terkait kerugian negara itu akan tidak berkonsekuensi dengan hukum,” ujar Romi khawatir.

Karena itu, ia meminta agar KPK dan BPK berekonsiliasi paling tidak memiliki kesepemahaman dalam polemik pembelian lahan RS. Sumber Waras. ‎

“Kalau ini tidak rekonsiliasi, bisa jadi titik awal hancurnya penegakan hukum berbasis kerugian negara di Indonesia,” pungkas Romi. (dna/JPG)

loading...
Click to comment
To Top