Pak Jokowi, Tolong Ganti Menteri ESDM Agar Maluku tak Kena Kutukan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Pak Jokowi, Tolong Ganti Menteri ESDM Agar Maluku tak Kena Kutukan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Archipelago Solidarity Foundation, Engelina Pattisiana menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Sudirman Said dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Dara Mineral. Alasannya, kalau tidak dicopot, maka pembangunan kilang gas Blok Masela di darat menjadi tidak menentu.

“Menurut saya, teknis pembangunan kilang gas blok Masela di darat ini akan menjadi rumit, sebab Menteri ESDM sekarang, dari awal kan memang tidak setuju kilang dibangun di darat,” kata Engelina, di sela-sela buka puasa bersama, di kediamannya, kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6).

Proses pembangunan tersebut menurut dia, akan bisa terjadi secara signifikan kalau faktor-faktor penghalang psikologis bisa diminimalisir. “Kalau menterinya sudah direshuffle, publik tentu akan segera tahu bagaimana blue print pembangunan kilang Blok Masela,” tegasnya.

Lebih lanjut, tokoh masyarakat Maluku di Jakarta ini juga mengungkapkan kerisauannya terhadap munculnya wacana pembangunan politeknik Kilang Terapung di kawasan Maluku dan Maluku Utara.

“Saya tidak tahu dari mana sumber wacana pembangunan politeknik Kilang Terapung setelah Presiden Jokowi menetapkan pembangunan kilang di darat. Tapi di Maluku saya dengar begitu kuat isunya,” ungkap dia.

Selain itu, Engelina juga menyatakan tidak peduli siapa pun nantinya yang akan jadi Menteri ESDM kalau Sudirman direshuffle.

“Saya tak peduli siapa penggantinya. Saya hanya minta komitmen Menteri ESDM untuk berpegang kepada UUD 45, khususnya Pasal 33 dalam menjalankan tugasnya. Kalau menterinya sekarang yang dipertahankan semakin tidak karuan nasib Blok Masela ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, Engelina kembali menyarankan presiden agar segera saja melakukan reshuffle kabinet agar Blok Masela ini tidak terlantar dan jadi pertarungan berbagai kepentingan kelompok sebab yang akan dirugikan adalah Maluku.

“Jangan sampai Maluku menerima kutukan karena kekayaan alamnya sendiri. Agar tak kena kutukan, pemerintah mestinya mengakomodasi kearifan lokal,” pungkasnya.(fas/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top