Ahok akan Undang Lulung Saat Verifikasi 1 Juta KTP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Ahok akan Undang Lulung Saat Verifikasi 1 Juta KTP

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, relawan Teman Ahok bakal melakukan verifikasi perolehan satu juta KTP sebagai syarat dirinya maju lewat jalur independen di Pilgub 2017 mendatang.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, relawan Teman Ahok juga akan mengundang Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana atau Haji Lulung lantaran tidak mempercayai terkumpulnya satu juta KTP dukungan tersebut.

“Saya juga enggak tahu apa betul, (KTP) ini satu juta. Pak Lulung juga enggak percaya kan? Makanya mungkin pak Lulung diundang aja sekalian pilih nomor yang mana‎ nantinya,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (27/6).

Ahok menjelaskan, dirinya telah bertemu dengan relawan Teman Ahok di kediamannya kemarin. Mereka, sambung Ahok, ‎akan melakukan verifikasi guna memastikan terkumpulnya satu juta KTP dukungan untuknya.

“Kalau tunggu KPU mesti balik lagi cerita lama. Aku udah dikasih sama PDIP ini. Sekarang aku mau coba Teman Ahok sampai satu juta baru ketemu. Nah sekarang sudahkan, jadi verifikasi gimana? Akhirnya dia sepakati dia akan ngetweet dari nomor satu sampai sejuta kumpulin orang lho untuk dites. Kan semua ada nomer telefon dan saya minta direkap. Saya enggak mungkin periksa berkas satu juta,” terang Ahok. 

Ahok menambahkan, Teman Ahok menargetkan melakukan verifikasi 700 ribu KTP usai lebaran. Nantinya, masyarakat yang telah memberikan KTP-nya akan dilakukan pengecekkan guna memastikan KTP tersebut tidak fiktif.

“‎Sampai ke RT dia punya lho. Mereka ini hebat kerjanya, sampai pendukung datanya dibagi per RT dia keluar. Jadi kalau ditanya ini pendukung RT mana dia bisa keluar. Nanti kita cek dong,” tambahnya.

Suami Veronica Tan ini memastikan verifikasi sejuta KTP akan rampung tak lama usai lebaran. Nantinya, setiap KTP dukungan akan didata dan diberikan nomor untuk memudahkan verifikasi KTP.

“Kamu tanya minta nomer berapa handphonenya misal 9999. Oke keluarin namanya ditelpon. Lalu, hubungin dan bisa juga pakai twit. Dia buka twitter pengen dong nomor 007 itu siapa? Atau dia akan langsung dapat itu dia akan telfon. Kalian wartawan akan diundang untuk menyaksikan,” lanjut Ahok.

“Biar wartawan saja yang ngetes. Jangan nanti nuduh wartawan teman kita lagi, itu bisa aja dong wartawan yang diundang. Justru mengundang orang yang tertarik menyaksikan satu juta KTP,” tutupnya. [prs/RmolJa/Fajar]

loading...
Click to comment
To Top