Diam-diam, Lokalisasi Dolly Masih Tawarkan Servis Aurat. Ini Buktinya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Diam-diam, Lokalisasi Dolly Masih Tawarkan Servis Aurat. Ini Buktinya

FAJAR.CO.ID, SURABAYA –Akhirnya kawasan eks lokalisasi Dolly di Surabaya digerebek lagi. Pasalnya, masih banyak wisma yang diam-diam beroperasi. Temuan itu disampaikan warga dalam reses yang diselenggarakan Wakil Ketua DPRD Surabaya Aden Darmawan.

Dua orang sudah terjaring. Kini pemkot pun sudah bersiap untuk menangkap pekerja seks komersial (PSK) yang diduga masih beroperasi. Hal itu disampaikan oleh Camat Sawahan Yunus. Dia tidak memungkiri bahwa masih banyak warga eks Dolly yang coba-coba kembali membuka wisma.

“Ada beberapa. Kami sudah mengetahui titik-titiknya,” jelasnya. Namun, penangkapan tidak bisa dilakukan dengan gegabah. Dibutuhkan perencanaan matang. Dengan begitu, target dapat dijerat dan tidak bisa kabur.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya merancang penangkapan selanjutnya. Dalam pantauannya, dia menceritakan bahwa beberapa orang diduga kembali membuka wisma PSK. Mereka biasanya beroperasi malam. Sistem yang mereka gunakan, lanjut Yunus, lebih rapi bila dibandingkan dengan sebelumnya. Dengan begitu, pandangan orang luar dapat teralihkan.

“Kalau dari luar, rumahnya tampak sepi. Tapi, di dalamnya ada orangnya yang sedang beroperasi,” jelas Yunus. Mereka menggunakan kode saat berkomunikasi.

Yunus menegaskan bahwa kondisi itu terus mendapat pengawasan dari pemkot. Menurut dia, penutupan lokalisasi Dolly oleh Wali Kota Tri Rismaharini tidak bisa berjalan langsung sekejap.

“Tentunya harus dilakukan secara bertahap,” tegasnya.

Apalagi, penutupan itu berimbas besar pada penghasilan warga. Tidak dapat dimungkiri, masih ditemukan beberapa orang yang coba-coba kembali mendirikan wisma Dolly.

“Kami tidak berhenti mengawasi hal ini,” ucap dia. Pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan satuan polisi pamong praja (satpol PP) untuk melakukan pengawasan sekaligus penertiban. (bri/sal/c11/end/flo/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top