Fahri Hamzah Curigai BPOM Tahu Keberadaan Vaksin Palsu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Fahri Hamzah Curigai BPOM Tahu Keberadaan Vaksin Palsu

160424_04182604012016_fahri_hamzah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, peredaran vaksi palsu di Apotik, Rumah Sakit, Toko Obat hingga Klinik kesehatan pasti diketahui oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), karena dipastikan melewati registrasi.

“Tidak satu pun jenis obat yang beredar secara liar karena negara telah membentuk BPOM. Jadi kita dorong BPOM segera menginvestigasi kejadian itu,” kata Fahri.

Pernyataan Fahri ini merujuk pada sistim pengawasan, dimana beredarnya vaksin palsu ke tempat-tempat yang memang telah melewati berbagai registrasi oleh BPOM.

“Ini pasti ada kebobolan. Karena sistemnya sudah dibuat sedemikian rupa. Akan berbeda hal jika ini penyelundupan. Ini sudah masuk ke rumah sakit, dan di situ ada sistem logistik, pasti diperiksa oleh Kementerian Kesehatan dan BPOM,” jelasnya.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat ini juga menyatakan, oknum-oknum nakal selaku produsen dan pengedar vaksin palsu ada dalam sistem tersebut.

“Hanya dengan menginvestigasi secara menyeluruh, akan ketahuan siapa yang melakukan pembiaran dan pihak mana yang menutupi,” ujarnya.

Apalagi vaksin itu telah beredar sejak tahun 2003. Ini bisa dikaitkan dengan perizinan perusahaan hingga pajak. Sehingga, tidak mungkin hal ini tiba-tiba muncul ke permukaan tanpa ada riwayatnya.

“Bagi saya, agak aneh tiba-tiba ada seolah-olah skandal yang kita tidak tahu sebelumnya, terus tiba-tiba muncul masalah ini. Tidak ada yang namanya ujug-ujug di negara ini. Pasti ada pihak yang bisa ditagih pertanggungjawabannya. Termasuk BPOM. Jika terbukti lalai dalam melakukan pengawasan, juga harus disanksi,” pungkasnya.(fas/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top