Suami Menderita Lantaran Istri Cantik Anggota Sosialita – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Suami Menderita Lantaran Istri Cantik Anggota Sosialita

Ada aja biang keladi talak cerai di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. Seperti kasus Donwori, 40, dan Sephia, 37. Donwori harus tega meninggalkan Sephia karena utang kartu kreditnya menumpuk sampai Rp 700 juta. Ironisnya, uang itu ludes untuk biaya pesta hura-hura.

FAJAR.CO.ID, SURABAYA- Kasihan, nasib malang dan penderitaan sakit hati harus dialami oleh Donwori (40),  memperistrikan Sephia (37)  yang begitu cantik rupanya. Donwori harus meninggalkan Sephia karena terlilit utang kartu kredit sebanyak Rp 700 juta, hanya untuk berhura-hura.

Sejak bergabung dengan komunitas sosialita Surabaya, dalam seminggu dua kali, dipastikan Sephia menggelar arisan di berbagai tempat. Mulai dari hotel, cafe, restoran, villa dan sebagainya.

“Namanya sosialita, tidak hanya arisan biasanya diiringi pesta makan dan minum-minum,” kata Donwori di sela-sela sidang talak cerainya di PA, Selasa (28/6).

Bila ada sepuluh arisan yang diiikuti, maka dalam bulan Sephia bisa ketempat satu atau dua pesta arisan. Sebagai tuan rumah, tentunya Sephia tak mau kalah mewah dengan teman-teman sosialita lainnya.

“Kalau warisannya  hanya dapat Rp 40 juta, istri bisa menghabiskan sampai Rp 70 juta. Buat nyewa hotel, biaya makan dan kegiatan sosial apalah. Pusing aku,” kata bos bisnis sepatu dan tas tersebut.

Terkadang, untuk pesta arisan, Sephia mengajak rekan-rekan sosialitanya ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Di sana, Sephia bisa menggelar arisan di hotel mewah.

Mulanya, Donwori tak pernah mempermasalahkan kebiasaan arisan Sephia. Namun, dia tak bisa menolerir lagi ketika pihak bank akan menyita rumahnya. Sebab, utang kartu kredit Sephia menumpuk hingga Rp 700 juta.

“Saya tolak. Lha rumah seharga Rp 3 miliar kok mau disita dengan utang hanya Rp 700 juta,” kata pria yang tinggal di Sukolilo tersebut.

Akhirnya, dengan terpaksa, Donwori menjual rukonya yang berada di dekat rumahnya. “Laku Rp 900 juta,”tandas bapak dua anak itu. Meski sudah membayar utang istrinya, Donwori tak bisa lagi memaafkan kesalahan istrinya.

Dia memilih menalak cerai dan akan memberikan uang mut’ah Rp 100 juta yang merupakan sisa penjualan rumah. “Sisa lagi mau saya buat tambahan usaha, kalau dia masih tidak terima. Eh malah tidak kasih apa-apa biar kapok sekalian,” pungkas Donwori. (umi hany/no)

loading...
Click to comment
To Top