Kenapa Kau Lihat Saya Begitu? Praak..Praak.. Korban Jatuh Bersimbah Darah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Kenapa Kau Lihat Saya Begitu? Praak..Praak.. Korban Jatuh Bersimbah Darah

1432144634-pisau_ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA –  Sejatinya, Puasa bukan saja menahan makan dan minum, namun juga nafsu dan amarah. namun hal itu tak dirisaukan oleh Abbas Bin Hading (65), Warga Kompleks Pasar Baru Tanete, Kelurahan Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis (30/6) sore.

Abbas nekat membacok  Herman Bin Latadu (45), yang juga merupakan kerabatnya. insiden ini dipicu hanya karena persoalan sepele.

dilansir pojoksulsel.com (Jawa Pos Grup/Fajar),  Abbas mengaku kalau insiden itu bermula saat dirinya tengah menunggu waktu berbuka puasa di kompleks pasar. Tiba-tiba Herman datang dengan penuh pandangan sinis kepadanya.

“Sejak pertama datang, dia menatap saya terus dengan pandangan tajam dan menantang,” akunya.

Tak terima Herman menatap tajam dirinya, dia pun menegur korban. “Kenapa kau lihat saya begitu? Ada utangku?” sebutnya.

Herman yang kesehariannya sebagai pengatur angkutan pete-pete jurusan Bulukumba -Tanete tersebut menjawab lantang ” Batal puasaku jika kau saya tatap,” ketus korban menurut pelaku.

Pelaku yang memakai songkok peci ini pun pulang ke rumahnya mengambil parang dan langsung menyerang korbannya tanpa ampun.

Seorang pedagang yang melihat pelaku Abbas menganiaya korban pun berteriak minta tolong, sontak warga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan dan melihat korban telah tergeletak bersimbah darah sedangkan pelaku telah kembali ke rumahnya.

Kapolsek Bulukumpa AKP Abdi Nur kepada pojoksulsel.com membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini pelaku Abbas telah kita amankan di dalam sel bersama barang bukti sebilah parang panjang, adapun korban sementara di rujuk ke RSUD Bulukumba” ujar Abdi Nur.

Menurut mantan Kasat Narkoba Polres Sinjai tersebut, pelaku dalam keadaan sadar dan kejiwaannya normal dan tidak melakukan perlawanan ketika diamankan oleh petugas.

“Untuk sementara masih kita amankan dalam sel sambil menunggu pemeriksaan lanjut, Pasal yang dikenakan 351 dengan ancaman kurungan selama 5 tahun,” ujar Abdi Nur. (andi awa/PS)

loading...
Click to comment
To Top