Astaga.. Orok Bayi Laki-laki Dibuang di Parkiran Mall – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Astaga.. Orok Bayi Laki-laki Dibuang di Parkiran Mall

orok
lokasi pembuangan orok bayi

BATAMCENTER – Pengunjung Mega Mall, Batamcenter, Batam, Kepulauan Riau, dikagetkan dengan penemuan orok bayi laki-laki yang dibuang orangtuanya di taman depan parkir mobil mal tersebut, Sabtu (2/7) pagi.

Orok yang dibungkus kantong kresek hitam itu ditemukan pertama kali oleh Sulaiman, tukang kebun Mega Mall. Awalnya dia mengira dalam kantong itu adalah mayat kucing karena ada bau tak sedap menyeruak dari dalam bungkusan tersebut.

Sulaiman lantas menaruh bungkusan itu di atas aspal supaya bisa diangkut rekannya petugas kebersihan. Selang beberapa jam kemudian petugas kebersihan Eko Prasetya dan Johan Tidore membawa troly sampah dan hendak mengangkat bungkusan itu.

Namun Johan Tidore menaruh curiga dengan bungkus itu karena bau yang menyengat, bungkusan lalu di letakkan dekat pagar taman. Setelahnya dia memanggil pihak keamanan dan rekannya yang lain agar membuka bungkusan itu secara bersama.

“Tapi kok ada lendir juga lalat, bau anyir ketuban. Kami buka sama-sama, ternyata mayat bayi,” ungkap Johan.

Para petugas lantas memberitahu pihak manajemen dan selanjutnya manajemen melapor ke polisi.

Polisi yang berada di pos polisi yang ada di Jalan Engku Putri depan Mega Mall lantas menyambangi lokasi penemuan.

Selang beberapa saat kemudian tim identifikasi dari Polresta Barelang tiba di lokasi, orok lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum.

Kapolsek Batamkota, Kompol Arwin mengatakan kini pihaknya terus menyelidiki kasus tersebut. Sejauh ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi dari petugas kebersihan Mega Mall.

“Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap,” ujarnya.

Orok yang diperkirakan sudah berusia kandungan delapan bulan itu  ditemukan dengan kondisi tali pusar masih melilit badan orok, dan juga diperkirakan dibuang beberapa jam sebelum penemuan.

“Kira-kira subuh. Dan besar kemungkinan dibuang ke dalam taman dari luar pagar,” tutur Arwin.

Dia mengatakan polisi juga berkoordinasi dengan manajemen Mega Mall untuk memeriksa kemungkinan pelaku terekam CCTv. Namun sayang CCTv yang mengarah ke lokasi penemuan tak aktif.

“Yang mengarah ke dalam (Mega Mall) yang hidup, yang keluar tak aktif,” pungkasnya.

Tak aktifnya CCTv juga dibenarkan petugas keamanan setempat. “Ia memang tak aktif,” kata petugas yang enggan namanya dikorankan itu.

Sementara itu warga di lokasi, Mukhtar Hadi mengaku iba melihat kondisi orok itu. Dia berharap pelaku cepat tertangkap. “Kayak mana (hati) orang tuanya. Pelaku mudah-mudahan tertangkap,” pungkas sopir taksi ini. (cr13/ray/jpnn)

loading...
Click to comment