Tidak Ada Toleransi Kepada Atlet PON yang Bandel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Sport

Tidak Ada Toleransi Kepada Atlet PON yang Bandel

FAJAR.CO.ID, BENGKULU– Ketua Umum KONI Bengkulu Yuan De Gamma, mengimbau kepada seluruh atlet Pelatda Terpusat yang akan berlaga menuju PON XIX Jabar, agar bisa menjaga kondisi kesehatannya dengan baik pada libur lebaran kali ini.

Karena KONI Bengkulu tidak akan memberikan toleransi kepada atlet PON yang tidak bisa menjaga kondisi kesehatannya. Apabila ada atlet yang mengalami gangguan kondisi kesehatan, maka KONI akan mengganti atlet tersebut dengan atlet lain dari cabang olaharaga (cabor) yang sama untuk berlaga pada PON mendatang.

“Libur lebaran yang hanya 5 hari kita harapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh atlet. Jaga kondisi, jangan sampai sakit. Apalagi kalau yang hobi berkendara, jangan ugal-ugalan sehingga terjadi kecelakaan. Jika ada yang tidak bisa menjaga kondisi, maka kita akan ganti dengan atlet lain dari cabor yang sama,” tegas Ucok (sapaan Yuan, red) ketika acara Buka Bersama Atlet Pelatda PON, seperti dikutip dari BE (Jawa Pos Group), Sabtu (2/7).

Menjaga kondisi disini dimaksudkan Ucok, atlet PON tetap melakukan persiapan secara personal dan menjaga stamina dan fisik meskipun libur lebaran. “Jangan sampai mentang-mentang libur, jadi asal-asalan. Makan tidak diatur, kemudian merokok dan minum alkohol. Kalau terjadoi demikian, sanksi tegas akan kita ambil,” ujarnya.

Sementara Koordinator Pelatda Bengkulu Irwan Alwi mengatakan kendati memberikan waktu libur selama 5 hari, Irwan berharap kepada para atlet untuk tetap menjaga kondisi, stamina dan kesehatan, sehingga ketika kembali mengikuti karantina Pelatda, para atlet sudah bisa melanjutkan materi dan latihan persiapan untuk PON XIX di Jawa Barat.

“Kita punya waktu bersih persiapan tinggal 2 bulan lagi, karena September mendatang PON sudah digelar. Untuk itu kendati libur, para atlet tetap kita minta terus mempersiapkan diri, minimal menjaga kebugaran tubuhnya,” harap Irwan.

Kemudian terkait uang saku atlet, Irwan mengatakan sejauh ini untuk Pelatda Terpusat, atlet PON belum mendapatkan uang saku. Karena Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tahap II baru saja ditandatangani oleh pemerintah provinsi.

“Untuk uang saku atlet periode ini belum dapat, namun uang saku periode Pelatda Berjalan sebelumnya, sudah dicairkan melalui NPHD tahap I dan sudah diterima oleh atlet,” ujar Irwan.

Namun demikian, Irwan memastikan usai lebaran nantinya uang saku atlet untuk periode II sudah bisa dicairkan. Pasalnya pemerintah provinsi dan KONI Bengkulu telah berjanji untuk mensukseskan Pelatda Terpusat kali ini dengan mengakomodir seluruh kebutuhan atlet sesuai dengan anggaran yang ada.

“Atlet dan pelatih tidak usah khawatir, kemungkinan setelah lebaran ini uang saku periode berikutnya akan cair. Untuk jumlahnya kita belum bisa pastikan, apakah sama dengan periode taham I kemarin yakni Rp 1,5 juta per bulan untuk setiap atlet atau pelatih, atau memang ada perubahan, semuanya tergantung anggaran yang ada,” demikian Irwan. (sly/ray/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top