Macet Brebes: Berikut Nama-nama Korban Pemudik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Macet Brebes: Berikut Nama-nama Korban Pemudik

FAJAR.CO.ID, BREBES – Sebanyak 12 pemudik tewas saat terjebak macet di Brebes, Jawa tengah, beberapa hari yang lalu. Krban meninggal diduga akibat kelelahan dalam dalam kemacetan selama berjam-jam.

Para korban gagal dievakuasi ke rumah sakit lantaran arus lalulintas tidak bergerak, terutama pada H-2 dan H-1 Lebaran Idul Fitri 1437 H.

Banyaknya korban meninggal akibat kemacetan Brebes disayangkan banyak pihak. Sebab, korban meninggal bukan karena kecelakaan transportasi, melainkan kelelahan akibat kelelahan di jalanan.

“Mereka tewas jelas-jelas karena manajemen transportasi yang kacau, bukan karena kecelakaaan,” ujar politikus Djoko Edhi Abdurahman, Rabu (6/7).

Djoko yakin para korban tewas di Brebes akibat manajemen contingency yang tak berjalan, panduan dari udara yang tidak ada serta pusat pelaporan darurat yang tidak berfungsi.

“Kemana heli kepolisian, badan penanggulangan bencana, TNI. Ini juga jelas-jelas  tersedia tapi tak ada komando dari presiden,” sesal mantan anggota Komisi III DPR ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sri Gunadi Parwoko mengatakan, kebanyakan korban jatuh akibat kelelahan dan penyakit bawaan.

“Karena mungkin yang jelas sudah punya penyakit bawaan, kemudian diikuti perjalanan yang begitu bikin stres orang lebih dari 20 jam ke atas dari Jakarta sampai Brebes,” ujar Sri Gunadi, Selasa (5/7/2016).

Dikatakan Sri, kebanyakan korban meninggal dunia justru yang berada di luar jalan tol. Posisinya pun tersebar di sejumlah titik.

“Ada yang langsung dikirim ke rumah setempat, ada yang ke Slawi, ada yang ke RSU,” tambah Gunadi.

Berikut daftar nama 12 korban tewas akibat kemacetan Brebes.

1. Azizah (1) meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Tanjung pada tanggal 3 Juli 2016. Dia diduga meninggal akibat keracunan karbon dioksida setelah mobil yang ditumpanginya terjebak macet lebih dari enam jam menjelang pintu keluar Tol Brebes Timur.

2. Yuni Yati (50), warga Magelang, meninggal dunia setelah dalam kondisi sakit keras terjebak macet di Tol Brebes, pada tanggal 3 Juli. Yuni sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Asih, namun tak tertolong.

 3. Turinah (53), warga Kebumen, meninggal di Rumah Makan Minang Karangbale pada tanggal 3 Juli 2016.

4. Sundari (58), warga Kendal, meninggal dunia karena sakit di Bus Pahala Kencana yang terjebak macet pada tanggal 4 Juli 2016.

5. Susyani (36), warga Bogor, pingsan saat turun dari Bus Rosalia Indah. Korban mengeluh pusing karena bus yang ia tumpangi kena macet di Tol Brebes. Susyani sempat dibawa ke Puskesmas Larangan sebelum meninggal dunia pada 4 Juli 2016.

6. Sariyem (45), warga Banyumas, diturunkan dari mobil travel di Klinik dr Desy Wanacala. Sariyem sebelumnya pingsan karena kelelahan, setelah itu diperiksa kemudian meninggal dunia pada 4 Juli 2016.

7. Suharyati (50) turun dari Bus Sumber Alam karena tidak kuat menghadapi macet. Saat turun, ia pingsan dan muntah-muntah. Dalam perjalanan ke rumah sakit dia meninggal pada 4 Juli 2016.

8. Poniatun (46), warga Kebumen, turun dari Bus Zaki Trans di Rumah Makan Mustika Indah, Kecamatan Tonjong. Tak lama kemudian dirinya meninggal dunia pada 4 Juli 2016.

9. Rizaldi Wibowo (17), seorang warga Kendal, meninggal di dalam bus pada 5 Juli 2016.

10. Sumiatun (67), warga Serpong, Tangerang, meninggal dunia di dalam bus pada 5 Juli 2016.

11. Sri (40) warga Wonogiri, meninggal dalam perjalanan saat menggunakan mobil pribadi. Sri meninggal karena serangan jantung pada 4 Juli 2016.

12. Suhartiningsih (49) warga Jakarta, meninggal di dalam mobil pribadi pada tanggal 5 Juli 2016. (one/PJK1/fjar)

Click to comment
To Top