Astaga.. Ini Jumlah Pemudik yang Tewas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Astaga.. Ini Jumlah Pemudik yang Tewas

FAJAR.CO.ID, JAMBI- Sebanyak 60 orang menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat melakukan mudik menjelang lebaran. Sesuai dengan data dari Polda Jambi, dari total 60 korban itu, 10 orang meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 32 orang mengalami luka ringan.

“10 korban meninggal dunia, 18 luka berat dan 32 mengalami luka ringan. Ini data dari Polres jajaran,” kata Kepala PoskoOperasi Ramadaniya Polda Jambi, Kompol Martinus Gulo,  seperti dikutip dari Jambi Independent (Jawa Pos Group), Jumat (8/7).

Operasi terus berlangsung hingga arus balik. Dia menghimbau agar masyarakat mengutamakan keselamatan dengan mengikuti peraturan lalu lintas. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan mengurangi resiko kecelakaan dari kendaraan yang kita gunakan untuk melakukan perjalan.

“Jika dalam berkendara mengalami kelelahan sebaiknya untuk isirahat sejenak dibeberapa lokasi peristirahatan yang telah disediakan Polda Jambi,” katanya. Selain itu, lanjutnya, lakukan pengecekan kendaraan saat akan melakukan perjalanan, seperti ukuran tekanan ban, pengereman hingga keadaan mesin. “Sebaiknya dilakukan servis ringan di bengkel terdekat,” imbaunya.

Sementara Polresta Jambi mencatat sepanjang tahun 2016, terjadi 193 kasus kecelakaan lalu lintas di Kota Jambi. Dari angka itu, terjadi peningkatan dibandingkan tahun lalu. Dari data yang dirangkum Satlantas Polresta Jambi, 10 orang meninggal dunia. Lalu 6 orang mengalami luka berat dan 327 orang luka ringan dengan kerugian material Rp 141 juta lebih.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Bernad Sibarani melalui Kasat Lantas, Kompol Purwati Ningsih, mengatakan, dalam enam bulan tersebut, selama bulan Ramadan, dua orang meninggal dunia dari 31 kasus laka lantas.

“Selama Ramadan dua orang mengalami luka berat dan 53 orang luka ringan dan harus dilarikan ke rumah sakit,” kata Purwati.

Sementara itu pada 2015, laka lantas yang terjadi hanya 112 kasus. Korban meninggal dunia lebih tinggi dibandingkan 2016, yakni 17 orang. Disusul 12 orang luka berat dan 148 orang mengalami luka ringan. Dengan total kerugian mencapai Rp 145 juta lebih.

“Kasus paling banyak terjadi pada Mei, yakni 26 kasus kecelakaan. Empat orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 28 orang luka ringan,” tandasnya.(uri/ira/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top