Jokowi Sebut Indonesia Kehilangan Sosok Berintegritas Tinggi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Jokowi Sebut Indonesia Kehilangan Sosok Berintegritas Tinggi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepergian Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik memberikan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.

Presiden Joko Widodo juga turut merasakan kehilangan atas meninggalnya Husni. Rasa duka itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Dikatakannya, Presiden Jokowi memandang Husni sebagai sosok yang berkualitas.

“Saya kira ini kehilangan besar, bapak Presiden selalu menganggapnya sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi,” ujarnya ketika memghantarkan jenazah Husni ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta, Jumat (8/7).

Dalam proses pemakaman mantan anggota KPU Sumbar itu, Jokowi tidak bisa ikut menghantarkan ke peristirahatan terakhir, karena tengah berada di kota Solo.

Namun, dalam keterangan tertulisnya, kata Teten, Presiden Jokowi ikut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Husni.

Sosok ketua KPU itu pun menarikperhatian Jokowi. Husni dianggap sebagai orang yang memiliki integritas dan pekerja keras. Apalagi, dalam melaksanakan pemilihan umum (Pemilu) lalu, baik pemilihan legislatif, presiden, hingga kepala daerah serentak yang berlangsung pada 2015 lalu dia mampu menjaga integritas KPU.

Dalam kesempatan itu juga, kata Teten, jika ada kesempatan nanti Presiden akan melayat ke kediaman almarhum di Jalan Siaga Raya Nomor 23, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. “Insyaallah, kalau sudah kembali akan segera melayat ke rumah duka,” sebut Teten.

Di sisi lain, Teten mengatakan bahwa proses pikada serentak 2017 tetap berlanjut walaupun Husni meninggalkan KPU untuk selamanya.

“Saya kira persiapan logistik sudah dibicarakan dengan pemerintah. Dan untuk semuanya, sebenarnya sudah selesai, termasuk pembahasan anggaran. Juga kerja sama dengan Kemendagri,” tuturnya.

Ia juga percaya, komisioner KPU lainnya akan kompak menjalankan tugas hinggaasa kepemimpinan mereka berakhir pada April 2017 mendatang. “Kita tidak melihat masalah karena ada kekompakkan di dalam. Kemungkinan yang sekarang, meski tak ada Pak Husni Kamil Manik, bisa dilanjutkan hingga periode habis,” pungkas Teten. (dna/JPG)‎

loading...
Click to comment
To Top