Kepergian Ketua KPU Tinggalkan Misteri Pilpres – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Kepergian Ketua KPU Tinggalkan Misteri Pilpres

104158_657820_0D2A3123

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Meninggalnya ketua KPU RI, Husni Malik, menyisakan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Putri Presiden Indonesia Pertama, Rahmawati Soekarnoputri, mengungkapkan belangsungkawa serta merasa duka mendalam.

Namun kepergian Husni ini masih menyisakan sejumlah misteri di balik dugaan kecurangan pada Pilpres 2014. Menurut putri Bung Karno itu, Husni menjadi orang paling disorot dengan pro dan kontra ketika kompetisi Pilpres 2014 berlangsung sengit antara dua pasangan, Prabowo-Hatta vs Jokowi-JK.

“Nasib siapa yang akan menjadi orang nomor 1 di RI sangat tergantung lembaga KPU dan tanda tangan ketuanya, ia jadi algojo ataukah dewi fortuna yang menentukan nasib 250 juta rakyat Indonesia,” ucap Rachma seperti dilansir dari RMOL, Jumat (8/7).

Rachma teringat, berbulan-bulan setelah KPU menentukan pemenang Pilpres dan pemerintahan sudah berjalan, tiba-tiba muncul kabar menghebohkan terkait bocornya SMS dari salah satu petinggi Partai Nasdem, Akbar Faizal, kepada Deputi II Kantor Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho.

Isinya, tentang kecurangan Pilpres 2014 yang dilakukan tim pendukung Jokowi-JK. Dalam SMS itu, Akbar menyebut teknologi sedot data KPU yang dimiliki oleh tim di bawah komando Luhut Binsar Panjaitan.

“Bagaimana cara pembajakan, menyedot suara lewat IT KPU untuk memenangkan pasangan tertentu, dan modus-modus operandi lain. Banyak kecurangan pemilu secara TSM (terstruktur, sistematis dan masif) yang sudah menjadi rahasia umum ketika Pilpres 2014,” ucap Rachma.

Menurut Rachma, pada Pilpres 2014, lebih kental dominasi KPU dalam soal penentuan nasib bangsa Indonesia. Namun tak bisa disangkal bahwa ada nuansa desain besar untuk memenangkan kubu tertentu demi kepentingan neo liberalisme di Indonesia. “How to lie with statistic. Angka bisa dimanipulasi,” ungkap Rachma. (ald/rmol/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top