Mudik Lebaran, 86.940 Warga Tinggalkan Batam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Mudik Lebaran, 86.940 Warga Tinggalkan Batam

Sebanyak 86.940 pemudik lewat Bandara Hang Nadim, Nongsa, Batam, selama musim Lebaran. Tampak petugas Ditpam BP Batam memerika tiket calon penumpang terkait isu bom, Selasa (5/7) lalu. F .Rezza Herdiyanto/Batam Pos

FAJAR.CO.ID, BATAM – Meski telah memasuki hari ketiga setelah lebaran Idulfitri yang jatuh pada Rabu (6/7) lalu, namun arus balik belum terlihat di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Berdasarkan data, selama arus mudik lalu total warga Batam yang meninggalkan daerah tersebut mencapai 86.940 orang.

Semua itu bertolak ke kampung halamannya menggunakan jasa penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Menariknya jumlah pemudik tahun ini meningkat sebanyak 11 persen dibandingkan tahun lalu. Padahal tidak ada extra flight diajukan oleh maskapi low cost carrier (lcc).

Menurut Kabag Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso hal itu disebabkan adanya pergantian jenis pesawat yang dilakukan oleh maskapai penerbangan. “Seperti Citilink menggunakan pesawat berbadan besar, sehingga penumpang yang diangkut jumlahnya lebih banyak,” katanya kepada Batam Pos (Jawa Pos Group) dilansir, sabtu (9/7).

Suwarso menjelaskan penumpang yang berangkat pada H-7 sebanyak 11.565 orang, H-6 11.153 orang, H-5 10.614 orang, H-4 10.981 orang, H-3 10.974 orang, H-2 10.595 orang, H -1 10.614 dan pada hari H 10.444 orang.

Adapun tujuan terbang para pemudik yang memadati Hang Nadim, kebanyakan ke Padang, Medan, Jakarta, dan Surabaya. Lima kota ini menurut Suwarso semenjak tahun lalu, menjadi daerah favorit mudik.

Ia mengungkapkan selama mudik tahun ini, tak ada kendala yang berarti dihadapi oleh petugas Hang Nadim. Hal ini disebabkan pengamanan yang ketat, dan juga pelayanan yang prima dari para petugas bandara dan juga maskapai.

Dari pantauan Batam Pos (Fajar Group) hingga H+1 ini, Hang Nadim masih penuh sesak oleh para pemudik. Dari pengakuan salah satu pemudik yakni Irma, ia mengatakan bahwa baru bisa mudik akibat tiket pesawat sedikit lebih murah dibandingkan pada sebelum lebaran. “Karena murah, ini cuma pulang dua hari saja. Biar merasakan lebaran di rumah,” ujarnya.

Doni warga Batuaji menuturkan hal yang lain. Alasan dirinya baru mudik, disebabkan harus berlebaran di rumah istrinya terlebih dahulu. “Hari pertama dan kedua rumah istri. Ini baru bisa mudik, tapi sendiri saja. Anak dan istri di sini,” ucapnya singkat. (ska/cr17/iil/JPG)

loading...
Click to comment
To Top