Pembelian Senjata Ilegal, Paspamres Didesak untuk Segera Klarifikasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Pembelian Senjata Ilegal, Paspamres Didesak untuk Segera Klarifikasi

Anggota Pasukan Pengamanan Presiden/ Wakil Presiden (Paspampres) melakukan aksi simulasi penyelamatan presiden dalam memperingati hari bhakti paspampres ke-64 di Mako Paspampres, Jakarta , Kamis (21/1). Tema hari bhakti Paspamres kali ini ialah dilandasi peningkatan profesionalitas dan validasi organisasi, prajurit paspampres siap melaksanakan pengabdian yang tulus dalam mendukung tugas pokok TNI.--RAKA DENNY/JAWAPOS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemberitaan pembelian senjata ilegal oleh Paspamres RI, membuat Anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris angkat bicara. 

Menurutnya, pemberitaan mengenai pembelian senjata ilegal tersebut bukan hanya mencoreng citra TNI tetapi juga bangsa Indonesia di mata dunia internasional.

Charles mendesak Mabes TNI dan Pasukan Pengamanan Presiden untuk mengklarifikasi pemberitaan terkait pembelian senjata ilegal oleh anggota Paspampres di Amerika Serikat.

“Mabes TNI dan Kesatuan Paspampres harus segera menyelidiki dan mengklarifikasi berita ini agar tidak menjadi liar,” kata politisi PDI Perjuangan itu, melalui pesan elektronik yang diterima redaksi Pojoksatu.co, (Jawapos Group/Fajar) Sabtu (9/7).

Terkait itu, Charles mengklaim pihaknya terus berupaya meningkatkan anggaran belanja TNI agar persenjataan anggotanya bisa sesuai keperluan tugas. Karena itu ia mengaku heran atas berita oknum Paspampres membeli senjata ilegal untuk keperluan dinas.

Di sisi lain, menurut Charles bisa saja pemberitaan tersebut merupakan sekadar karangan dari prajurit militer Amerika Serikat yang sedang berhadapan dengan meja pengadilan.

“Tidak mungkin lah anggota TNI membeli senjata secara ilegal di Amerika Serikat untuk keperluan dinas. Berita itu kan didasarkan pengakuan seorang prajurit AD Amerika yang sedang diadili karena terlibat jual beli senjata ilegal. Bisa saja pengakuan tersebut hanya karangan,” harapnya. (ald/sta/pjk1/fajar)

loading...
Click to comment
To Top