Tega Banget! Bocah 4 Tahun Dibakar Hingga Tewas. Kemungkinan Korban Perkosaan? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Tega Banget! Bocah 4 Tahun Dibakar Hingga Tewas. Kemungkinan Korban Perkosaan?

hutan lokasi tempat pembuangan jazad korban

FAJARCO.ID, SANGATTA – Neysa Nur Azlya (4), anak pasangan Faturahman dan Sabnah, warga Desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), ditemukan dalam kondisi sudah jadi mayat.

Jenazah perempuan itu ditemukan dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuhnya di hutan di Desa Benua Baru Ilir, belakang RS Pratama Sangkulirang tak jauh dari rumah korban.

Terkait dugaan ada pemerkosaan, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharmasena menyebut belum bisa memastikan karena saat akan dilakukan autopsi oleh dokter ahli di Samarinda, keluarga korban menolak dan meminta agar jenazah dikembalikan ke keluarganya untuk dimakamkan.

“Kami tidak bisa memaksakan, yang penting hasil visum saja sudah cukup sebagai bukti awal,” ucapnya.

Hingga kemarin sore, polisi masih berada di TKP untuk melakukan pengembangan terkait kabar pelaku penculikan dan pembunuhan ini adalah Ijur. Perwira balok tiga itu enggan berkomentar karena masih dalam penyelidikan.

“Saya masih mendampingi Kapolres untuk melakukan pengembangan termasuk pencarian pelaku yang diduga menculik korban. Tetapi belum pada kesimpulan, karena masih belum ditemukan,” singkatnya.

Dikonfirmasi Kaltim Post (Fajar Group) terkait hal ini, Sabnah yang dihubungi melalui telepon selulernya tak bisa menutupi kesedihan. Dengan tersedu di ujung telepon, dia menjawab pertanyaan media ini terkait kondisi jenazah anaknya.

“Sekarang jenazah sudah di rumah (dihubungi sekira pukul 15.00 Wita) dan dimandikan rencananya sore ini (kemarin) langsung dimakamkan,” ucap staf Tata Usaha di MIN Banua Baru itu diikuti tangis.

Adapun, paman korban, Muhammad Darjad, menduga kuat Neysa dibawa Ijur. Ia menyebut, tetangga yang diduga menculik Neysa, cukup akrab dengan keluarganya, bahkan sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Pria tersebut juga kerap makan di rumah Neysa.

“Saya belum tahu motifnya apa jika memang dia pelakunya, karena belum dapat informasi dari keluarga di Kutim,” tutur pimpinan PT Pegadaian Cabang Tanjung Redeb, Berau itu kepada Berau Post (KPNN). (*/dns/app/aim/rom/sam/jpnn)

Click to comment
To Top