Gak Pernah Tobat! Residivis Ini Langsung Dihakimi Massa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Gak Pernah Tobat! Residivis Ini Langsung Dihakimi Massa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Mendekam di balik jeruji besi selama 10 bulan, tak membuat Amran (20) jera. Warga Jalan Borong I nomor 18 Makassar itu kembali melakukan aksi kriminalnya, hingga akhirnya dihakimi massa.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kota Makassar, Senin (11/7) pukul 00.30 Wita. Saat itu Amran membonceng seorang temannya bernama Ina, beraksi menjambret seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda motor bernama Nurul Huda.

Ketika melintas di Jalan Abdullah Daeng Sirua, pelaku melihat dompet korban tersimpan di bagian laci kap motornya. Mereka langsung memepet dan menyerempet motor korban. Dari arah belakang mereka langsung menarik dompet tersebut.

”Tiba-tiba pelaku datang dan menyerempet motorku dan langsung mengambil dompet yang saya simpan di laci kap depan motorku. Untung ada warga yang melihat dan langsung mengejar pelaku. Satu orang berhasil ditangkap, sementara satu lainnya kabur. Pelaku yang tertangkap langsung dihakimi massa,” jelas Nurul yang ditemui sesaat setelah kejadian.

Tidak lama kemudian, seorang polisi bernama AKP Roby melintas di lokasi. Diapun langsung mengevakuasi pelaku dari amukan warga. Selanjutnya digelandang ke Mapolrestabes Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada polisi, Amran mengaku bersama seorang rekannya, Ina saat menjambret korban. Ia juga mengaku baru keluar dari rutan, setelah menjalani hukuman selama 10 bulan dalam kasus yang sama. Saat itu ia menjambret di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang.

”Saya hanya joki, Pak. Temanku Ina yang eksekutornya. Ia yang merencanakan melakukan jambret. Saya memboncengnya,” ujarnya.

Berawal ketika keduanya melintas di Jalan Borong. Saat itu mereka melihat korban mengendarai motor dengan menyimpan dompet di laci kap depan. Keduanya kemudian membuntuti, dan selanjutnya menyerempet korban. Ina yang mengambil dompet lalu langsung kabur.

Teriakan korban mengundang warga untuk berdatangan. Baru saja tancap gas untuk kabur, motor yang mereka kendarai tiba-tiba mogok. Begitu warga berdatangan, Ina langsung kabur membawa dompet korban. Sementara Amran jadi sasaran amukan massa.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol H Burhanuddin, membenarkan jika satu dari dua pelaku jambret di Jalan Abdullah Daeng Sirua berhasil diamankan Unit Intelkam Polrestabes Makassar.

”Pelaku masih menjalani pemeriksaan. Dari hasil interogasi sementara, pelaku mengaku jika dirinya beraksi bersama temannya bernama Ina. Saat motor pelaku mogok, Ina melarikan diri, sementara Amran jadi bulan-bulanan warga,” terang Burhanuddin.

Akibat kejadian ini, korban kehilangan dompet yang berisi uang Rp400 ribu, satu buah buku tabungan, kartu ATM Bank BRI, KTP, kartu mahasiswa, kartu BPJS, dan kartu golongan darah.
”Kasusnya masih dalam pengembangan. Teman pelaku masih dalam pengejaran,” kunci Burhanuddin. (ish/rus/Bkm/fjr)

loading...
Click to comment
To Top