Jika Datang ke Darah Ini, Bupati Dihabisi! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Jika Datang ke Darah Ini, Bupati Dihabisi!

FAJAR.CO.ID, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mendapat ancaman akan dari pengguna media sosial Facebook. Ancam terkait rencana Dedi berkunjung ke daerah Rancah, Ciamis, Jawa Barat. 

Politikus Golkar itu diancam akan dihabisi jika menginjakkan kakinya di Rancah. Ancaman pembunuhan ini dilontarkan pemilik akun Facebook Raden Syair Langit. Dalam akun Facebooknya, Raden mengaku sebagai pemimpim Pedepokan 212 Hidayatul Azkiya, Rancah Ciamis. 

Ancaman ini tak lepas dari permusuhan antara Dedi dengan sejumlah ormas agama Islam. Sejak lama Dedi dituding menyebar kemusyrikan di Purwakarta melalui kebijakan-kebijakannya. Terdepan dalam gerakan mengecam Dedi adalah Front Pembela Islam (FPI).

“Saya tidak ridho anda menginjakan kaki di tanah Galuh ini. Monggo saya tunggu anda jika tetap nekad datang kesini, jika selama ini anda paling jawara, saya ajak anda satu lawan satu debat mulut atau tangan dengan saya,” demikian sebagian isi ancaman Raden Syair Langit di Facebook. (rmol/dkw/pj/dil/jpnn)

Berikut ancaman lengkap Raden Syair Langit kepada Dedi di Facebook :

Menanggapi kedatangan si Dedi Mulyadi bupati purwakarta yang musyrik, yang sudah mengacak-ngacak aqidah umat Islam, wabilkhusus di daerah Pasundan, yang akan datang ke daerah saya, Rancah Ciamis, tepatnya di daerah Dadiharja, denga kemasan hiburan seni budaya, padahal selalu di selipkan segala yang berbau musyrik, maka saya pribadi, atas nama umat Islam, atas nama Padepokan 212 Hidayatul Azkiya, mengecam keras dan menolak kedatangan nya.

Hei Dedi yang merasa paling Sunda. Hei Dedi yg merasa paling jawara yg mengaku-ngaku keturunan Prabu Siliwangi dan suami dari Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul. Hei Dedi yg suka membuat patung berhala beserta sesajen nya sehingga Purwakarta di penuhi dengan patekong di setiap sudut kota. Saya tidak ridho anda menginjakan kaki di tanah Galuh ini. Monggo saya tunggu anda jika tetap nekad datang kesini, jika selama ini anda paling jawara, saya ajak anda satu lawan satu debat mulut atau tangan dengan saya. Saya berharap kepada seluruh element masyarakat, ormas Islam, ormas nasional, ormas lokal, tokoh Ulama, tokoh masyarakat yang masih peduli terhadap aqidah agama Islam, untuk bersatu padu menolak kedatangan si Dedi Musyrik di tanah Galuh, Rancah Ciamis ini. Raden Syair Langit.

Click to comment
To Top