Oalah.. Ada Bocah yang Tenggelam di Water Boom, Pengelolanya Ngomong Begini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Oalah.. Ada Bocah yang Tenggelam di Water Boom, Pengelolanya Ngomong Begini

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BENGKONG – Pengunjung kolam berenang di Water Boom Queen Garden Bengkong dihebohkan dengan tewasnya Habib Ahmad Syukri, Minggu (10/7) siang. Bocah 9 tahun ini tenggelam di kolam renang di kedalaman 1,5 meter.

Informasi yang didapat, Habib mengunjungi tempat wisata tersebut bersama orangtuanya. Namun, saat bermain di tengah kolam, Habib terlihat tak sadarkan diri.

“Saya lihat orang sudah ramai. Anak itu diangkat oleh teman saya (petugas waterboom, red),” ujar Hasan Apandi, salah seorang karyawan water boom Queen Garden.

Menurut dia, saat kejadian, lokasi kolam sedang dipenuhi pengunjung. Beberapa orang anak terlihat bermain di tengah kolam.

“Kami (petugas) tetap mengawasi. Memang saat itu pengunjung ramai karena hari libur,” terangnya seperti dikutip dari batampos (Jawa Pos Group).

Sementara itu, Jemie Pranalidan, pengelola water boom mengaku korban tewas akibat kelalaian sang orangtua. Saat itu, Habib bermain tanpa pengawasan orangtuanya.

“Diduga korban bermain tanpa pengawasan orangtuanya. Jadi petugas melihat anak ini sudah tak sadarkan diri,” terangnya.

Menurut dia, pengelola water boom telah mengeluarkan peringatan terhadap pengunjung anak-anak. Setiap anak-anak yang bermain di dalam kolam harus dalam pengawasan orangtua.

“Kita sudah pasang spanduk juga. Dan memberikan imbauan-imbauan kepada orangtua,” tuturnya.

Dia mengaku ke depannya akan lebih ketat dalam mengawasi anak-anak. Khusus terhadap korban, sambung Jemie, pihaknya telah memberikan santunan.

“Kita sebagai pengelola tetap bertanggung jawab. Dan diberikan santunan kepada korban,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto membenarkan kejadian ini. Dari keterangan orangtua korban, mereka hanya mengetahui anaknya tak sadarkan diri.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Lokasi sudah di-police line,” ujarnya singkat.(opi/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top