Panglima TNI: Ada Apa Sebenarnya Abu Sayyaf dengan Indonesia? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Panglima TNI: Ada Apa Sebenarnya Abu Sayyaf dengan Indonesia?

Jenderal Gatot Nurmantyo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku geram atas semakin seringnya kasus penyanderaan WNI oleh kelompok bersenjata dari kelompok Abu Sayyaf. 

”Ada apa sebenarnya Abu Sayyaf dengan Indonesia?” ujarnya setelah rapat di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta, kemarin.

Gatot juga membantah isu pembayaran uang tebusan untuk sandera asal Indonesia. Dia menegaskan, pemerintah tidak pernah membayar tebusan. Sepengetahuan dia, perusahaan swasta pun tidak membayar tebusan. 

”Makanya, kalau kita jadi sapi perah (dengan membayar tebusan, Red), mungkin suatu saat Abu Sayyaf datang ke sini (Indonesia, Red),” tegasnya.

Gatot menengarai, terus berulangnya penyanderaan terhadap WNI itu disebabkan cenderung persuasifnya sikap Indonesia dalam menghadapi kelompok ekstremis tersebut. ”Persuasif dalam arti kita nggak ada operasi militer ke sana,” ungkapnya. Kalau ada tindakan militer ke sana, Gatot yakin Abu Sayyaf tidak akan berani beraksi kembali.

Lantas, apakah bakal dilakukan operasi militer untuk kasus penyanderaan terakhir? Gatot belum bisa memastikan. Sebab, hingga saat ini, belum ada petunjuk yang jelas soal prosedur dan skema TNI untuk masuk ke Filipina.

Karena itu, dia memandang, pertemuan tiga menteri pertahanan (Menhan) hari ini di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi kunci bagi langkah pengamanan dan pembebasan sandera selanjutnya. 

Menurut Gatot, pertemuan tersebut merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk mewujudkan keinginan selama ini. Salah satunya masuknya militer Indonesia ke Filipina.

”Lampu hijau sudah ada. Tapi, hitam di atas putih, nanti Menhan di Kuala Lumpur yang menentukan,” kata mantan kepala staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut. 

Hitam di atas putih yang dimaksud Gatot adalah mekanisme masuknya militer Indonesia. Apakah bisa menggelar operasi militer sendiri atau hanya bersifat memberikan bantuan. (far/bil/gun/owi/c5/kim)

loading...
Click to comment
To Top