Tuh, Sudah Dibilangin? Walikota Langsung Kasih SP1 untuk PNS yang Bolos – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Tuh, Sudah Dibilangin? Walikota Langsung Kasih SP1 untuk PNS yang Bolos

Walikota Jambi SY Fasha saat memeriksa absensi pegawai di Puskesma Pall V Kecamatan Kota Baru kota Jambi saat melakukan sidak di hari pertama kerja usai libur panjang, Senin (11/7).
FOTO: M KHAIDIR/JAMBI EKSPRES
Walikota Jambi SY Fasha saat memeriksa absensi pegawai di Puskesmas Pall V Kecamatan Kota Baru, Senin (11/7). FOTO: M KHAIDIR/JAMBI EKSPRES

FAJAR.CO.ID, JAMBI – Sudah jauh hari Gubernur Jambi maupun Wali Kota Jambi memberikan warning agar PNS tidak menambah cuti Lebaran karena waktu libur yang diberikan sudah cukup panjang. Nyatanya, masih ada PNS yang bolos di hari pertama masuk kerja, kemarin (11/7).

Bahkan, Wali Kota Jambi Sy Fasha langsung memberikan Surat Peringatan Pertama (SP1) pada pegawai negeri yang tidak hadir hari pertama masuk kerja.

Hal ini terungkap saat inspeksi mendadak Wali Kota Jambi ke berbagai dinas di pemerintah Kota Jambi. ”Ini izinnya lama sekali, tolong kasih SP langsung ya, tidak boleh begini,” ujar Fasha saat sidak.

Selain itu, Fasha juga menemukan honorer yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja. Untuk honor yang tidak hadir langsung akan diberikan sanksi dan teguran. Dalam sidak tersebut Fasha juga sempat meragukan absensi dari berbagai dinas. Soalnya saat diperiksa absensi manual dan absensi digital banyak yang janggal.

Fasha juga mengecek bentuk surat izin maupun surat keterangan sakit dari rumah sakit dari seorang pegawai. Namun, hal itu juga tidak dapat diterima begitu saja. ”Ini kok surat sakitnya pas hari masuk tanggal 11, ini tak bisa ya,” katanya.

Dia juga menjelaskan, bagi PNS tidak dibenarkan minta izin sebelum Ramadan dan pasca Lebaran. Ini sesuai dengan aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. ”Sore ini juga langsung kita sampaikan ke menteri, absensi pegawai hari ini,” katanya.

Dia juga mengatakan, PNS yang tidak hadir saat hari pertama masuk kerja akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

”Sanksinya ada SP1, 2, dan 3. Kalau orangnya yang absen itu itu juga, kita akan melakukan tindakan penundaan kenaikan pangkat,” ujarnya. . (enn/viz/sam/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top