Risma dan Soekarwo Makin Akrab – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Risma dan Soekarwo Makin Akrab

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Hari kedua masuk kerja pascalibur Lebaran dimanfaatkan Pemprov Jatim untuk menyelenggarakan halalbihalal. Pukul 07.30, kegiatan yang dipusatkan di kantor gubernur di Jalan Pahlawan 110 itu dimulai.

Seluruh SKPD pemprov, wali kota, bupati, DPRD Jatim, dan jajaran forkopimda ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Salah seorang tamu yang hadir adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Kedatangan perempuan yang akrab disapa Risma itu cukup menarik perhatian.

Selain bersalaman dengan Gubernur Soekarwo, dia tampak berbincang dengan Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi. ’’Ini silaturahmi dengan gubernur Jatim,’’ katanya saat ditanyai wartawan Selasa (12/7).

Hubungan pemkot dengan pemprov memang sempat dikabarkan tidak harmonis. Kebijakan pemkot sering berseberangan dengan pemprov.

Beberapa kali undangan pemprov kepada Risma juga sering tidak dihadiri. Di kalangan pejabat pemprov, nama Risma memang sering menjadi bahan rasan-rasan.

Namun, tampaknya hal itu sudah berubah. Risma dan Soekarwo kini makin akrab. Dua pejabat tersebut sering tampil bersama di hadapan publik.

Risma tidak datang sendirian. Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana juga terlihat hadir.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf memberikan hormat sebagai ucapan selamat datang kepada keduanya.

Hal serupa dilakukan pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut kepada Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar. Sontak, Halim terkejut mendapat salam hormat dari Gus Ipul. Keduanya lantas tertawa dan bersalaman.

Halalbihalal di lingkungan Pemprov Jatim memang sengaja diadakan pada hari kedua masuk kerja.

Menurut Soekarwo, pelaksanaan kegiatan itu sudah melalui kesepakatan dengan forkopimda lain.

’’Pas hari H, mereka ingin kumpul dengan keluarga. Ada juga yang harus menghadap pimpinan. Misalnya, Pak Kapolda bersilaturahmi ke Kapolri,’’ terang Soekarwo.

Undangan halalbihalal dibagi beberapa sesi. Pukul 07.30, halalbihalal diikuti kepala SKPD dan staf di lingkungan pemprov.

Berikutnya, dilanjutkan forkopimda. Salah satunya adalah Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji dan perwakilan instansi lain.

Kemudian, pada pukul 09.00, giliran bupati/wali kota yang hadir memenuhi undangan. Selain itu, hadir beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat serta seniman di Jatim.

Soekarwo menyatakan, kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk memberikan contoh kepada pimpinan daerah lain. Dia berharap wali kota/bupati di wilayahnya menghelat kegiatan yang sama. Tujuannya, meningkatkan kekompakan dalam bekerja.

’’Kegiatan seperti ini khas Jawa Timuran. Bisa juga dilakukan di tingkat kota/kabupaten bersama trisula keamanan, yaitu kepala desa, babinsa, dan babinkamtibmas,’’ tuturnya.

Pada kesempatan itu, Soekarwo juga meminta seluruh kepala daerah terus meningkatkan kewaspadaan. Khususnya deteksi dini di bidang keamanan.

Pelaksanaannya harus didukung forpimda setempat. ’’Aman dan nyaman merupakan hal penting dalam pembangunan saat ini,’’ ungkapnya.

Sementara itu, pemprov juga berusaha menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Salah satu upayanya adalah mengadakan mudik gratis bagi warga Jatim. Mereka pun bisa pulang ke daerah asalnya dengan selamat.

Selain itu, mudik gratis dapat mengurangi angka kecelakaan di Jatim. ’’Alhamdulillah, Jatim juga memperoleh apresiasi dari Menhub terkait dengan mudik yang aman,’’ ujarnya.

Kegiatan tersebut bukan semata hasil kerja Pemprov Jatim. Mereka juga dibantu Polri, TNI, dan pemerintah kota/kabupaten lain.

Berdasar hasil koordinasi itu, secara umum kegiatan mudik dan balik di Jatim terpantau aman. (ant/c14/oni/sep/JPG)

loading...
Click to comment
To Top