Innalillah, Pembuat Patung Suroboyo Tutup Usia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Innalillah, Pembuat Patung Suroboyo Tutup Usia

FAJAR.CO.ID, TUBAN – Kabar duka berhembus dari dunia seni Indonesia. Pembuat patung Suroboyo yang menjadi ikon kota Surabaya, Sigit Margono Selasa (12/7) kemarin meninggal dunia setelah mengalami stroke. Janazah dikebumikan di pemakaman keluarga Citrosoman, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding,

Pria kelahiran Bojonegoro, 29 Oktober 1944, tersebut meninggal di Malang. Sebelumnya, seniman serbabisa itu dirawat di RS Supraun, Sukun, Malang, selama seminggu. ”Bapak meninggal setelah pulang dari opname. Ini adalah stroke yang keempat,” ujar Titiek Andayati, 64, istri almarhum, dengan didampingi Widatiningsih, menantunya.

Menurut Titiek, Sigit sering sakit sejak 2009. Tercatat, bapak tiga anak itu pernah stroke tiga kali, tetapi berhasil sembuh. Kemudian, pada 2014 dia terserang stroke lagi. Almarhum meninggalkan tiga anak dan lima cucu.

Almarhum, menurut sang istri, dikenal sebagai pribadi yang konsisten. Dalam berkarya, dia selalu menekankan nilai estetika dan makna yang terkandung dari karya yang dibuat.

Patung ikon Surabaya yang berdiri di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS) tersebut, kata Titiek, sempat memikat warga Jepang. Patung itu terlihat menawan karena buaya dan ikan hiu (sura) seolah melayang meski hanya ditopang pilar-pilar yang disebut lidah api. Orang itu meminta Sigit ke Jepang untuk membuatkan patung serupa dengan ukuran lebih kecil. ”Bapak menolak. Alasannya, patung itu dibuat untuk Surabaya,” jelasnya.

Selain di Surabaya, Sigit membuat banyak patung di tempat lain. Di Trowulan, karyanya berupa patung dan relief di pendapa. Ada pula patung di Kediri, Cepu, dan Jakarta. ”Di anjungan Jawa Timur di TMII (Taman Mini Indonesia Indah) itu, bapak yang ngisi semua patung dan candi-candinya,” tuturnya. (ono/c15/nda/JPNN/pda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top