Pilih Parpol, Ahok Dicap Pengkhianat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Jabodetabek

Pilih Parpol, Ahok Dicap Pengkhianat

hqdefault

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bakal dicap sebagai pengkhianat jika dirinya lebih memilih maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017 melalui partai politik. Pasalnya, Relawan Ahok telah menggolontorkan waktu, tenaga dan biaya untuk mengumpulkan 1 juta KTP guna mendukungnya maju sebagai calon independen.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha kepada redaksi, Jumat (15/7).
Saat ini, ada tiga partai yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mendukung Ahok untuk maju lewat jalur parpol. Ketiganya, yakni Golkar, NasDem dan Hanura.

“Ahok semestinya tidak terburu-buru memutuskan maju via parpol yang saat ini secara jumlah ketiga parpol pendukung sudah mencukupi jika Ahok mencalonkan,” jelas Panji.

Jika akhirnya Ahok memiih jalur parpol, kata Panji lagi, setidaknya ada beberapa hal yang harus dijelaskan secara terbuka olehnya ke publik.‎ Pertama, apakah Ahok tidak percaya hasil pengumpulan 1 juta KTP oleh Teman Ahok?

“Kedua, Apakah Ahok mau di cap mengkhianati kepercayaan pendukungnya maju via partai politik?” lanjutnya.

Panji mengingatkan kembali pernyataan Ahok yang jauh-jauh hari sudah menyebutkan bahwa akan maju secara independen dengan menunjuk Heru Budi Hartono sebagai wakilnya.

“Jika akhirnya Ahok memilih jalur partai, konsekuensi yang harus diterima Ahok adalah di cap sebagai pengkhianat dan akan ditinggalkan oleh para pendukungnya. Ahok akan dinilai tidak mempunyai integritas sebagai pemimpin,” demikian Panji. [sam]

loading...
Click to comment
To Top