Tim Independen Unpatti Ungkap Kondisi Terkini di Lokasi tambang Pulau Romang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Tim Independen Unpatti Ungkap Kondisi Terkini di Lokasi tambang Pulau Romang

Diskusi terbuka bersama mahasiswa MBD, ketua komisi a dprd maluku dan ahli lingkungan dari unpatti

FAJAR.CO.ID, AMBON- Huru-hara soal pencemaran lingkungan di lokasi tambang di Pulau Romang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akhirnya dijawab. Tim independen yang beranggotakan ahli lingkungan dari Universitas Pattumura (Unpatti) baru saja menyelesaikan analisis dan kajian lingkungan di lokasi tersebut.

Hasilnya, tidak ada pencemaran lingkungan yang beradmpak pada kerusakan ekosistem seperti yang disukan saat ini. Hasil itu juga diperoleh dari penjaringaan informasi ke petani dan nelayan di Pulau Romang.

“Kajian dan analisis yang kami lakukan sangat teliti. Jika menemukan adanya kerusakan lingkungan di Romang maka kami rekomendasikan tambang ditutup. Namun kami tidak menemukan adanya kerusakan lingkungan seperti yang diributkan.Semua masih baik tanpa tercemar,” ungkap Jusmy Putuhena, salah satu anggota tim Independen Unpatti, dalam diskusi terbuka, bersama mahasiswa MBD dan DPRD Maluku, Jumat (15/7).

Dikatakan, analisis dilakukan untuk memastikan isu yang beredar dimasyarakat soal adanya pencemaran lingkungan parah. Kabar itu langsung ditindaklanjuti lewat analisis langsung ke lokasi tambang secara berkelanjutan. Terhitung sudah lima kali tim independen memantau kondisi lingkungan di Pulau Romang, yakni dari tahun 2012, 2013 dan tahun 2014 sampai 2016.

“Hasilnya tetap sama, tidak ada perubahan ataupun pencemaran. Soal
produksi pertanian dan perikanan yang menurun, itu disebabkan faktor non tambang. Para petani madu dan nalayan sekarang lebih banyak bekerja di perusahaan,” terang Jusmy.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi A DPRD Maluku, Melkias Frans juga menghimbau masyarakat agar lebih jeli dalam menyikapi isu. Keberadaan tambang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur di daerah.

“Jadi soal kelompok perlawanan, kita harus cerdas dalam menyikapinya. Pada prinsipnya, membela kepentingan daerah dan negara lebih baik dari pada membela kepentingan orang per orang,”

Menurutnya, isu yang belakangan disuarakan beberapa orang, perlu dikonfirmasi lagi kebenarannya. Mengingat, pertambangan adalah isu vital yang menyangkut kepentingan sosial, ekonomi dan lingkungan. Pihak-pihak yang melawan tambang Romang harus menyertakan hasil analisis yang akurat sehingga tidak menyebabkan ‘kekhawatiran buta’ di masyarakat.

“Yang saya lihat, isu ini hanya bertujuan untuk menciptakan kekhawatiran dan ganguan keamananan. Saya khawatir ada permaianan yang dilakukan kelompok politik, dalam menjaga pendukungnya. Padahal itu bukan keinginan masyarakat luas,” ujar Melkias. (Klm)

loading...
Click to comment
To Top